GueBerita.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo konsisten mengoptimalkan fungsi kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) sebagai rekanan utama pemerintah dalam menyukseskan beragam agenda pembangunan.
Lewat gelaran Jambore Kader PKK Kabupaten Sidoarjo, para kader dibekali dengan wawasan, kecakapan, serta inovasi agar sigap dalam menghadapi berbagai tantangan di lingkup masyarakat.
”PKK tidak sekadar organisasi sosial, tetapi merupakan mitra pemerintah yang terjun langsung menyentuh masyarakat,” ujar Bupati Sidoarjo Subandi dalam sambutannya pada puncak acara Jambore PKK Kabupaten Sidoarjo di Alun-Alun Sidoarjo, Jumat (7/8/2026).
Saat ini, berbagai agenda prioritas daerah sangat membutuhkan kontribusi aktif kader PKK. Mencakup topik-topik seperti pola asuh anak di masa digital, upaya menekan angka stunting, menjaga ketahanan pangan rumah tangga, hingga memajukan ekonomi lewat sektor UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah).
Jambore PKK Kabupaten Sidoarjo berlangsung dengan lancar. Bupati Subandi menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada segenap panitia, kader PKK, dan semua pihak yang telah menyukseskan acara tersebut.
Kegiatan ini menjadi wadah edukasi sekaligus sarana mempererat kerja sama antara pemerintah dan kader PKK guna mencapai target pembangunan yang berbasis dari unit keluarga.
Pengembangan kemampuan para kader PKK perlu terus digencarkan agar mereka dapat berperan sebagai penggerak utama perubahan di wilayahnya masing-masing.
Apabila kompetensi kader PKK meningkat, maka kualitas layanan bagi masyarakat pun akan turut terdongkrak.
”Pengetahuan dan pengalaman yang didapatkan selama kegiatan jambore jangan sampai terhenti di sini. Jadikanlah modal untuk diimplementasikan di desa maupun kelurahan agar dampaknya dapat dirasakan langsung oleh warga,” tandasnya.
Bupati Subandi juga menaruh harapan agar Jambore PKK Kabupaten Sidoarjo menjadi momentum untuk mempererat ikatan persaudaraan antarkader dari seluruh kecamatan. Dengan demikian, terbangun sinergi yang solid dalam merealisasikan program-program pemberdayaan keluarga.
”Jalinan silaturahmi yang tercipta hari ini menjadi aset berharga untuk saling bertukar ilmu, berbagi pengalaman, serta mengobarkan kembali semangat gotong royong dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.






