GueBerita.com – Penutupan permanen akses perlintasan sebidang yang dilakukan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) di wilayah Cibitung, Kabupaten Bekasi, telah memunculkan fenomena baru berupa jasa penyeberangan sepeda motor yang beroperasi secara tidak resmi.
Beberapa warga setempat kini menawarkan jasa untuk mengangkut kendaraan roda dua agar bisa melintasi rel kereta api yang masih aktif. Hal ini dilakukan untuk memberikan alternatif bagi pengendara yang ingin menghindari rute memutar yang memakan waktu lebih lama.
Berdasarkan informasi yang beredar di akun media sosial @rumpi_gosip, aktivitas jasa angkut motor ini terpantau masih terus berlangsung hingga Sabtu, 9 Mei 2026. Lokasi spesifiknya berada di perlintasan tanpa palang pintu yang terletak di dekat Stasiun Cibitung, tepatnya di Desa Telaga Asih, Kecamatan Cikarang Barat.
Praktik yang terjadi melibatkan sejumlah orang yang secara manual mengangkat sepeda motor untuk melewati rel kereta api. Rel tersebut diketahui masih aktif dan dilintasi oleh kereta api secara reguler.
Para pengendara yang memanfaatkan jasa ini dilaporkan bersedia membayar tarif sebesar Rp5.000 untuk setiap kali pengangkutan motor. Alasan utama di balik tingginya minat warga terhadap jasa ini adalah faktor efisiensi waktu yang signifikan.
Dengan memilih untuk melintasi jalur yang tidak resmi ini, para pengendara dapat menghemat waktu perjalanan mereka hingga sekitar 20 menit. Penghematan waktu ini terasa berarti, terutama ketika hendak menuju wilayah Telaga Murni, dibandingkan harus menempuh rute resmi yang lebih panjang.
Meskipun terlihat sebagai solusi yang praktis untuk mempermudah mobilitas warga sehari-hari, aktivitas jasa angkut motor ini menyimpan potensi risiko keselamatan yang sangat tinggi. Jalur yang digunakan adalah rel kereta api aktif yang dilintasi oleh kereta api secara rutin.
Sebelumnya, lokasi ini memang berfungsi sebagai perlintasan resmi. Namun, PT KAI telah mengambil keputusan untuk menutupnya secara permanen demi meningkatkan aspek keamanan dan kelancaran operasional perjalanan kereta api.
Baca juga: Dua Lipa Gugat Samsung atas Foto Tanpa Izin di Iklan TV
Hingga berita ini diturunkan, praktik jasa gotong motor ini masih menjadi pilihan alternatif bagi sebagian masyarakat di sekitar area tersebut. Mereka memilih opsi ini untuk memperpendek jarak tempuh, meskipun harus melakukannya di area terlarang yang memiliki potensi membahayakan keselamatan jiwa.






