Ribuan Calon Siswa Sekolah Rakyat Terjaring, Proses Penerimaan Berlanjut

Pendidikan15 Views

GueBerita.com – Kementerian Sosial tengah menggiatkan upaya rekrutmen siswa untuk program Sekolah Rakyat dalam rangka menyambut tahun ajaran baru 2026.

Inisiatif ini dirancang untuk memperluas akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera, sembari memastikan bahwa bantuan tersebut tepat sasaran kepada mereka yang paling membutuhkan.

Arahan untuk mempercepat proses ini disampaikan langsung oleh Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, dalam sebuah Rapat Dinas yang diselenggarakan di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, pada hari Senin, 18 Mei 2026.

Gus Ipul menekankan pentingnya keseimbangan antara kecepatan penjangkauan dan akurasi data penerima. Ia meminta jajarannya untuk tidak hanya fokus pada kuantitas, tetapi juga memastikan bahwa proses rekrutmen benar-benar menjangkau anak-anak yang paling membutuhkan bantuan pendidikan.

Beliau menegaskan, “Tolong dipercepat, tetapi meskipun cepat, tidak boleh tidak tepat sasaran. Jangan juga lupa siswa harus mencakup SD, SMP, SMA. Jika teman-teman mengalami kesulitan, bisa langsung turun bersama Pak Bupati.” Pernyataan ini disampaikan Gus Ipul dalam memimpin Rapat Dinas tersebut.

Rapat ini dihadiri oleh Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, serta para Kepala Sentra dan Balai se-Indonesia yang mengikuti secara daring melalui Zoom. Sementara itu, jajaran Eselon I dan II, para Kepala Biro, Staf Khusus Menteri, dan Tenaga Ahli Menteri hadir secara langsung di kantor.

Menindaklanjuti arahan dari Menteri Sosial, Direktur Perlindungan Sosial Non Kebencanaan, Faisal, melaporkan perkembangan terkini mengenai proses penjangkauan calon siswa Sekolah Rakyat. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 12.676 anak telah berhasil dijangkau.

Rincian calon siswa tersebut meliputi 4.328 siswa untuk tingkat Sekolah Dasar (SD), 4.604 siswa untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 2.935 siswa untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Proses penjaringan ini akan terus dilanjutkan hingga mendekati dimulainya tahun ajaran baru.

Pemerintah telah menetapkan target untuk menerima sebanyak 32.640 siswa baru pada tahun ini. Saat ini, tercatat sebanyak 14.936 siswa telah aktif belajar di 166 unit Sekolah Rakyat yang telah beroperasi.

Baca juga: DEMA PTKIN Gelar Pengabdian Masyarakat Serentak Nasional

Selain fokus pada penjangkauan siswa, rapat dinas tersebut juga digunakan sebagai forum untuk mengevaluasi tata kelola pengadaan barang dan jasa, serta penyerapan anggaran yang dialokasikan untuk program Sekolah Rakyat.