GueBerita

Portal Berita Terkini, Viral & Informasi Hari Ini

Memperkuat Persatuan Indonesia: Strategi Kebangsaan dan Kolaborasi Lintas Sektor

Avatar photo

GueBerita.com – Staf Khusus Menteri Sosial RI, Fuji Abdul Rohman, menekankan urgensi penguatan nilai kebangsaan sebagai fondasi utama dalam menjaga persatuan Indonesia di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Pernyataan tersebut disampaikan Fuji saat mendampingi Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Dzulfikar Ahmad Tawalla, dalam sebuah forum diskusi strategis di Jakarta. Pertemuan ini menjadi wadah bagi sejumlah pejabat pemerintah, kepala daerah, serta tokoh publik untuk membedah isu krusial terkait kepemimpinan, arah pembangunan nasional, dan dinamika kebangsaan.

Dalam kesempatan tersebut, Dzulfikar Ahmad Tawalla, yang juga dikenal sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, menyoroti peran vital intelektualisme dalam setiap gerakan kepemudaan. Menurutnya, sebuah gerakan akan kehilangan arah jika tidak dibekali dengan pemikiran yang matang, visi yang tajam, serta misi yang selaras dengan kepentingan nasional.

Fuji Abdul Rohman menambahkan bahwa nilai-nilai kebangsaan yang selama ini menjadi napas dalam Persyarikatan Muhammadiyah harus diimplementasikan melalui kontribusi nyata bagi negara. Ia menegaskan bahwa menjaga Indonesia adalah tanggung jawab kolektif yang memerlukan komitmen kuat dari seluruh elemen bangsa.

Sinergi Intelektualisme dan Kolaborasi Lintas Sektor

Lebih lanjut, Fuji menggarisbawahi bahwa intelektualisme merupakan elemen kunci dalam mencetak pemimpin masa depan. Baginya, pemuda tidak cukup hanya memiliki semangat berorganisasi yang tinggi, tetapi juga wajib menguasai kemampuan berpikir kritis guna memahami kompleksitas persoalan masyarakat dan menyodorkan solusi yang konkret.

Selain aspek intelektual, Fuji juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor. Ia menekankan bahwa sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat luas adalah kunci efektivitas kebijakan publik. Dengan adanya komunikasi yang terbuka dan kerja sama yang solid, program-program pembangunan diyakini dapat menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih tepat sasaran.

Semangat ini, menurut Fuji, sejalan dengan prinsip keislaman berkemajuan yang diusung Muhammadiyah, yang mengintegrasikan nilai-nilai religius, kemanusiaan, dan kebangsaan dalam satu tarikan napas pengabdian.

Profil dan Rekam Jejak Fuji Abdul Rohman

Fuji Abdul Rohman merupakan figur yang memiliki pengalaman panjang di berbagai lini, mulai dari pemerintahan hingga organisasi kemasyarakatan. Saat ini, ia mengemban tugas sebagai Staf Khusus Menteri Sosial RI sejak 2024. Sebelumnya, ia memiliki rekam jejak profesional sebagai Staf Khusus Wakil Ketua DPR RI pada periode 2019-2024 dan pernah berkontribusi sebagai anggota Dewan Pengawas Perum Jasa Tirta I.

Dalam kancah organisasi, rekam jejak Fuji cukup luas, di antaranya:

Di sisi akademis, Fuji memiliki latar belakang pendidikan hukum yang kuat. Ia menamatkan gelar Sarjana Ilmu Hukum di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan melanjutkan pendidikan Magister Ilmu Hukum di Universitas Trisakti. Saat ini, ia tengah menempuh pendidikan doktoral di bidang Ilmu Hukum di Universitas Tarumanagara.

Bagi Fuji, setiap posisi dan peran yang ia jalani merupakan bagian dari proses pembelajaran untuk memperluas kapasitas diri. Ia percaya bahwa menjaga keutuhan Indonesia membutuhkan keterbukaan dialog dan komitmen kolaboratif yang berkelanjutan dari berbagai lapisan masyarakat.

Avatar photo