Jawaban Sama, Penilaian Berbeda: Reaksi Juri dan MC LCC Kalbar Jadi Perhatian

Viral10 Views

GueBerita.com – Polemik penilaian dalam Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Kalimantan Barat menjadi topik hangat di media sosial.

Perdebatan ini dipicu oleh situasi ketika dua tim peserta memberikan jawaban yang identik, namun hasil penilaian yang mereka terima dari dewan juri justru berbeda.

Selain itu, sikap yang ditunjukkan oleh para juri dan pembawa acara (MC) dalam merespons protes dari peserta juga turut menarik perhatian publik.

Kejadian yang menjadi sorotan ini terjadi pada babak penyisihan grup B. Salah satu peserta yang terlibat adalah Josepha Alexandra dari SMAN 1 Pontianak.

Josepha merasa keberatan karena jawaban yang ia berikan dinilai salah oleh juri, padahal menurutnya, jawaban tersebut secara fakta adalah benar.

Namun, pihak juri memberikan alasan bahwa artikulasi atau cara penyampaian jawaban oleh peserta dianggap kurang jelas. Juri juga menegaskan bahwa keputusan yang telah diambil bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.

Selanjutnya, sebuah cuplikan video yang menampilkan momen Josepha menyampaikan protesnya terhadap penilaian tersebut menjadi viral. Video ini diunggah di media sosial Instagram melalui akun @news.nusantaratv.

Dalam unggahan tersebut, dijelaskan bahwa lomba ini menjadi polemik penilaian karena adanya perbedaan nilai yang diberikan untuk jawaban yang dinilai sama oleh para peserta.

Tindakan dan respons dari juri serta MC saat menghadapi situasi protes tersebut pun tak luput dari sorotan warganet.

Unggahan video tersebut segera dibanjiri oleh berbagai komentar dari para pengguna media sosial. Banyak yang mengungkapkan kekecewaan mereka.

Sebagian warganet merasa bahwa respons dari dewan juri terlalu kaku dan kurang luwes dalam menghadapi protes dari peserta.

Baca juga: Penemuan Mobil Ikonik Paul Walker Setelah 18 Tahun Hilang

Ada pula sebagian warganet yang mempertanyakan peran MC dalam acara tersebut. Mereka berpendapat bahwa MC dinilai tidak cukup membantu dalam memfasilitasi proses klarifikasi ketika protes sedang berlangsung.