GueBerita.com – Dua bayi harimau sumatera yang baru saja lahir di Lembaga Konservasi (LK) Taman Satwa Lembah Hijau Lampung kini telah mencuri perhatian publik.
Bayi-bayi mungil ini diperkirakan telah berusia sekitar tiga bulan dan merupakan buah cinta dari pasangan harimau Kyai Batua dan Sinta.
Kehadiran mereka menjadi kabar gembira, terutama mengingat kondisi kedua induknya yang memiliki kisah kelam akibat jerat pemburu liar.
Kyai Batua, sang harimau jantan, diselamatkan pada Juli 2019 dalam keadaan mengenaskan.
Ia ditemukan terjerat dan mengalami luka parah pada kaki kanan depannya, yang akhirnya mengharuskan amputasi.
Sementara itu, Sinta, harimau betina, ditemukan pada Desember 2024 juga dalam kondisi yang sama.
Ia mengalami cedera serius akibat jeratan, yang menyebabkan kakinya yang kanan belakang menjadi cacat.
Dua bayi harimau sumatera yang lahir pada Februari 2026 ini terlihat sangat aktif dan lincah.
Mereka tak henti-hentinya bermain di sekitar induknya, menciptakan pemandangan yang menggemaskan.
Baca juga: Polisi Jepang Selamatkan 4 WNI Tersesat di Pegunungan Alpen Selatan
Momen kebersamaan keluarga harimau ini berhasil diabadikan dan dibagikan melalui akun Instagram @lampuung.
Unggahan tersebut dengan cepat menyebar dan menarik perhatian luas dari para pengguna media sosial.
Dalam keterangan yang menyertai unggahan tersebut, dijelaskan bahwa kedua bayi harimau sumatera ini telah memasuki usia tiga bulan.
Mereka adalah hasil perkawinan dari Kyai Batua dan Sinta, dua harimau yang memiliki cerita perjuangan hidup yang sama.
Kedua induk harimau ini diketahui pernah menjadi korban keganasan jerat yang dipasang oleh pemburu liar.
Kyai Batua, harimau jantan, berhasil diselamatkan pada bulan Juli tahun 2019.
Ia ditemukan dalam kondisi terjerat dan menderita luka yang sangat berat pada kaki kanan depannya.
Akibat luka tersebut, kaki kanannya terpaksa harus diamputasi demi menyelamatkan nyawanya.






