GueBerita.com – Kehidupan empat keluarga di Desa Pabean, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, yang tinggal di Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.
Sujiono dan Soleh, dua di antara warga tersebut, berdomisili di Dusun Alas Tipis. Sementara itu, Dayat dan Rukiani, dua warga lainnya, tinggal di Dusun Payan, yang juga masih berada dalam wilayah Desa Pabean.
Kondisi rumah yang mereka tempati sangat memprihatinkan. Kerusakan yang dialami, terutama pada rumah Soleh, Dayat, dan Rukiani, tergolong parah dan membutuhkan penanganan segera.
Baca juga: Sisi Lain Asahi TREASURE: Perhatian pada Kesehatan Mental Grup
Menanggapi kondisi ini, Bupati Sidoarjo, H. Subandi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke rumah keempat warga tersebut pada hari Minggu, 31 Mei. Beliau didampingi oleh perwakilan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sidoarjo dan Dinas Sosial Sidoarjo.
Dalam tinjauannya, Bupati Subandi mendapati bahwa keempat rumah tersebut memang memerlukan perbaikan mendesak. Kerusakan meliputi bagian atap yang bocor, lantai yang perlu diperbaiki, dinding yang rapuh, hingga kondisi kamar mandi yang tidak memadai.
“Kondisi rumahnya tadi kita lihat kamar mandinya tidak layak, biar nanti kita benahi, kalau hujan rumah ini banjir karena atapnya bocor, nanti juga ada peninggian dan lantai akan kita keramik, serta ventilasinya juga tidak ada, nanti rumah ini kita hadapkan ke Selatan,” jelas Bupati Subandi usai meninjau langsung rumah Soleh, menggambarkan detail perbaikan yang akan dilakukan.
Bupati Subandi juga menyampaikan harapannya agar para pemilik rumah dapat menjaga dan merawat rumah mereka setelah proses perbaikan selesai. Beliau menekankan pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan rumah yang baru.
Selain itu, Bupati mengingatkan agar barang-barang yang tidak lagi terpakai segera dibuang dan tidak ditimbun di dalam rumah. Hal ini penting untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan hunian.
“Nanti kalau sudah dibangun, ini harus dibersihkan, kamar-kamar tidak boleh ditaruh barang-barang yang kotor,” pesan Bupati kepada Soleh, sebagai bentuk kepedulian dan arahan untuk pemeliharaan rumah.
Lebih lanjut, Bupati Sidoarjo H. Subandi mendesak agar perbaikan keempat RTLH ini dapat segera dilaksanakan. Beliau menargetkan agar seluruh perbaikan dapat rampung pada bulan Juni. Salah satu rumah yang menjadi prioritas adalah rumah milik Dayat, yang dindingnya menunjukkan banyak keretakan.
Bupati mengungkapkan kekhawatirannya terhadap potensi ancaman keselamatan bagi para penghuni jika rumah-rumah dalam kondisi RTLH seperti ini tidak segera mendapatkan perbaikan yang memadai.






