GueBerita.com – Kebiasaan memeriksa media sosial atau sekadar menggulir layar ponsel sebelum tidur sering kali dianggap sebagai cara untuk bersantai.
Namun, penelitian terbaru justru menunjukkan hasil yang mengkhawatirkan. Paparan cahaya biru (blue light) dari perangkat elektronik terbukti dapat mengacaukan jam biologis tubuh atau ritme sirkadian secara signifikan.
Berdasarkan studi dari Harvard Medical School, paparan cahaya biru ini memanipulasi otak sehingga menganggap kondisi lingkungan masih siang hari. Akibatnya, produksi hormon melatonin, hormon kunci yang mengatur siklus tidur, terganggu secara drastis.
Baca juga: Jalan Kaki 4.000 Langkah Sehari Kurangi Risiko Penyakit Jantung
Dampak dari kebiasaan ini tidak main-main. Rasa kantuk yang seharusnya muncul secara alami menjadi tertunda. Mengutip laporan dari ShiningScience, efek dari paparan layar ini disebut-sebut sangat kuat bagi sistem saraf manusia.
“Bahkan efeknya bisa dibilang bisa setara atau lebih kuat dibandingkan minum dua cangkir kopi sebelum tidur,” tulis laporan tersebut. Hal ini menjelaskan mengapa seseorang sering kali merasa segar dan terjaga setelah bermain ponsel, meski waktu sudah menunjukkan larut malam.
Selain menyebabkan kesulitan untuk memulai tidur, scrolling HP juga merusak struktur tidur itu sendiri. Meskipun seseorang akhirnya berhasil terlelap, fase tidur nyenyak (deep sleep) menjadi lebih pendek.
Ini menyebabkan proses pemulihan otak dan fisik tidak berjalan maksimal, sehingga tubuh tetap terasa lelah saat bangun di pagi hari.
Ringkasan Dampak Buruk Paparan Layar di Malam Hari:
- Manipulasi Hormon: Cahaya biru menekan produksi melatonin hingga 50%, membuat otak tetap dalam mode waspada.
- Gangguan Ritme Sirkadian: Kemacetan biologis tubuh bergeser, yang memicu risiko insomnia jangka panjang.
- Risiko Kesehatan Kognitif: Selain kelelahan mata dan sakit kepala, kualitas tidur yang buruk secara konsisten dapat mengganggu fungsi kognitif dan suasana hati (mood).
Para ahli menyarankan untuk menjauhkan perangkat elektronik setidaknya satu jam sebelum waktu tidur guna memastikan tubuh mendapatkan istirahat yang berkualitas dan memulihkan energi secara optimal.(*)






