Wujud Polri Hadir untuk Umat, Satlantas Berau Bersihkan Masjid, Vihara, Klenteng, Gereja hingga Pura

News3 Views

GueBerita.com – Di Berau, Kalimantan Timur, Satlantas Polres Berau memilih turun ke rumah ibadah.

Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, mereka menggelar bakti religi dengan membersihkan tempat ibadah lintas agama.

Sapu dan kain pel menjadi simbol wujud nyata pengabdian Polri yang tak mengenal batas keyakinan.

Kasat Lantas Polres Berau, AKP Rhondy, menjelaskan bahwa kegiatan bakti religi ini merupakan wujud pengabdian Polri kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan baik dengan seluruh elemen masyarakat, tanpa memandang latar belakang agama, suku, maupun budaya.

Dalam pelaksanaannya, personel Satlantas bekerja sama dengan pengurus rumah ibadah serta warga sekitar untuk melakukan pembersihan area, baik di dalam maupun di luar bangunan.

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Berau, Kalimantan Timur, memang telah menggelar kegiatan bakti religi ini. Pembersihan sejumlah rumah ibadah tersebut dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada tanggal 1 Juli 2026 mendatang.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir untuk seluruh masyarakat. Bakti religi ini bukan hanya tentang membersihkan tempat ibadah, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan, toleransi, dan kepedulian sosial dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80,” ujar AKP Rhondy, seperti dikutip pada Jumat, 19 Juni 2026.

Kegiatan bakti religi ini dilangsungkan di delapan rumah ibadah yang mewakili berbagai agama. Tempat-tempat tersebut meliputi Masjid Al-Amalah, Masjid Asy-Syahadah, Klenteng Thien Te Kong, Vihara Santi Graha, Gereja Kemah Injil Indonesia, Gereja GPSI, Gereja GKKAI Berau, serta Pura Agung Giri Natha Berau. Seluruh lokasi kegiatan berada di wilayah hukum Polres Berau, Kalimantan Timur.

Semangat gotong royong terlihat jelas dalam upaya menciptakan suasana yang bersih dan nyaman bagi para jamaah maupun umat yang hendak beribadah. Kebersamaan menjadi warna dominan dalam kegiatan ini.

Para personel kepolisian dan masyarakat tampak bekerja bahu-membahu membersihkan lingkungan rumah ibadah. Aksi ini merupakan bentuk kepedulian terhadap fasilitas umum dan tempat ibadah yang digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Dari masjid ke pura, dari klenteng ke gereja, sapu yang sama terlihat menggerakkan tangan polisi dan warga. Hal ini secara nyata mewujudkan kebersamaan antarumat beragama di Berau. (*)