Kunjungan ke Dolopo: Ketua TP PKK Madiun Berantas Stunting dan TBC Melalui Layanan Primer

News8 Views

GueBerita.com – Pemerintah Kabupaten Madiun secara konsisten berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan mempersiapkan Generasi Emas 2045. Upaya ini difokuskan pada penguatan layanan kesehatan dan peningkatan literasi sejak dini.

Penegasan komitmen ini terlihat dalam kunjungan kerja yang dilakukan oleh jajaran Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Madiun. Kunjungan tersebut dilaksanakan di Desa/Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, pada hari Rabu, 10 Juni 2026.

Ketua TP PKK Kabupaten Madiun, Erni Hari Wuryanto, menekankan peran vital posyandu. Posyandu diidentifikasi sebagai garda terdepan dalam menjaga kesehatan anak-anak. Fokus utama saat ini adalah menurunkan angka stunting, yang akan dicapai melalui pemberian makanan tambahan. Selain itu, dipastikan pula pertumbuhan anak yang sehat dan cerdas.

Selain penanganan stunting, Erni juga memberikan instruksi kepada para kader posyandu di wilayah tersebut. Mereka diminta untuk aktif menyosialisasikan upaya pencegahan berbagai jenis penyakit. Pencegahan ini mencakup penyakit menular maupun tidak menular. Salah satu prioritas yang disoroti adalah penekanan kasus Tuberkulosis (TBC), yang dinilai masih memiliki angka yang cukup tinggi di kalangan masyarakat.

Kunjungan di Desa Bangunsari secara spesifik diarahkan pada Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) Mekarsari. Sistem ILP ini dirancang untuk mengintegrasikan seluruh layanan kesehatan dasar ke dalam satu wadah. Tujuannya adalah untuk melayani masyarakat secara komprehensif di setiap tahapan siklus kehidupan, mulai dari bayi hingga lanjut usia (lansia).

Selain itu, jajaran TP PKK juga melakukan peninjauan terhadap beberapa program penting lainnya. Program tersebut meliputi Pemanfaatan Tanah Pekarangan (PTP), pengelolaan bank sampah, serta pelayanan kesehatan umum. Terdapat pula kegiatan kelas ibu hamil, di mana para peserta menerima bingkisan makanan tambahan sebagai bentuk dukungan. Sembilan peserta tercatat menerima bingkisan tersebut.

Dalam sektor pendidikan, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Madiun, Fitriya Purnomo Hadi, menyampaikan pandangannya. Ia menggarisbawahi pentingnya literasi informasi dan penanaman budaya membaca bagi para pelajar. Hal ini menjadi krusial di tengah derasnya arus digitalisasi yang memengaruhi kehidupan sehari-hari.

Melalui rangkaian kegiatan Bahana Bersahaja (BaBe) 2026 yang diselenggarakan di SDN Bangunsari 01 Dolopo, Pemerintah Kabupaten Madiun berupaya mendorong para murid. Murid-murid didorong untuk mengoptimalkan penggunaan fasilitas perpustakaan dan pojok baca yang tersedia di sekolah. Selain itu, mereka juga diimbau untuk membatasi waktu bermain game.

Rangkaian kegiatan monitoring yang telah dilaksanakan ini ditutup dengan kunjungan ke pusat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang beroperasi di Desa/Kelurahan Bangunsari. Kunjungan ini merupakan salah satu bentuk dukungan nyata dari pemerintah terhadap perekonomian lokal di daerah tersebut.