Dorong UMKM Naik Kelas, Pemkot Madiun Gandeng PNM Fokus Kualitas

News14 Views

GueBerita.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun secara konsisten menunjukkan komitmennya dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, yang salah satunya diwujudkan melalui penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Menyadari bahwa kemajuan sektor UMKM sangat membutuhkan sinergi dan kerja sama lintas sektor, Pemkot Madiun secara proaktif membuka berbagai peluang kolaborasi dengan mitra strategis. Salah satu mitra yang digandeng dalam upaya ini adalah PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Madiun.

Langkah strategis untuk memperkuat UMKM ini dibahas lebih mendalam dalam sebuah agenda audiensi yang diselenggarakan antara perwakilan Pemkot Madiun dan PNM Cabang Madiun. Pertemuan penting ini berlangsung di Balai Kota Madiun pada hari Senin, tanggal 8 Juni.

Dalam pertemuan tersebut, pihak PNM memberikan pemaparan yang komprehensif mengenai berbagai program unggulan yang telah mereka jalankan. Program-program ini mencakup aspek penting seperti penyaluran modal pembiayaan yang ditujukan bagi para pelaku usaha ultra mikro, hingga penyelenggaraan program-program pelatihan yang dirancang khusus untuk meningkatkan kapasitas para nasabah binaan mereka.

Sebagai bagian dari rencana pengembangan ke depan, PNM telah mempersiapkan pelaksanaan kegiatan Pembinaan Kapasitas Usaha (PKU). Kegiatan ini diproyeksikan akan diikuti oleh sekitar 500 pelaku UMKM yang berasal dari wilayah Kota Madiun, menunjukkan skala dan cakupan program yang direncanakan.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, turut menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kontribusi nyata yang telah diberikan oleh PNM. Beliau mengakui bahwa PNM telah berhasil menjangkau ribuan pelaku usaha ultra mikro yang ada di wilayah Kota Madiun, sebuah pencapaian yang signifikan.

Menurut pandangan F. Bagus Panuntun, kolaborasi yang erat dan sinergis antar berbagai pihak merupakan elemen yang sangat krusial. Dengan adanya kolaborasi yang kuat, program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang dijalankan diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih luas, merata, dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Beliau juga menjelaskan bahwa saat ini, arah kebijakan Pemkot Madiun dalam membina sektor UMKM telah mengalami pergeseran yang signifikan. Fokus utama pemerintah daerah tidak lagi semata-mata pada peningkatan jumlah atau kuantitas pelaku usaha yang ada. Sebaliknya, penekanan kini lebih diarahkan pada upaya peningkatan kualitas produk serta daya saing UMKM di pasar.

“Hari ini kami tidak lagi fokus pada kuantitas UMKM, tetapi kualitasnya. Karena itu kami sedang menata sistem pelatihan, pendampingan, hingga ruang usaha agar pelaku UMKM benar-benar bisa naik kelas dan berkembang,” tegas Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, menekankan perubahan paradigma dalam pembinaan UMKM.

Untuk dapat mewujudkan target peningkatan kualitas dan daya saing UMKM tersebut, Pemkot Madiun saat ini tengah mematangkan sebuah sistem pembinaan yang lebih terstruktur. Sistem ini akan diimplementasikan melalui penyelenggaraan kelas-kelas pelatihan yang intensif serta program pendampingan yang berkelanjutan bagi para pelaku usaha.

Melalui skema pembinaan yang dirancang agar lebih terarah dan terukur ini, para pelaku UMKM tidak hanya akan dibekali dengan berbagai keterampilan baru yang relevan. Mereka juga akan mendapatkan fasilitasi penting lainnya, mulai dari proses kurasi produk agar sesuai standar pasar, hingga penyediaan akses terhadap ruang promosi dan pemasaran yang lebih luas.