Warga Kelurahan Taman Tingkatkan Kesiapan Hadapi Cuaca Ekstrem

News15 Views

GueBerita.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), secara resmi membentuk program Kelurahan Tangguh Bencana (DESTANA) di Kelurahan Taman pada Selasa (9/6), sebagai langkah konkret dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap potensi bencana.

Kegiatan ini melibatkan 30 perwakilan dari berbagai elemen masyarakat, dengan tujuan utama melatih warga agar lebih sigap dan mandiri dalam menghadapi situasi darurat.

Melalui pembekalan DESTANA, para peserta dibekali dengan berbagai materi krusial, mulai dari teknik mitigasi bencana, langkah-langkah kesiapsiagaan, hingga prosedur tindakan pertolongan pertama saat terjadi kondisi darurat.

Selain itu, masyarakat juga didorong untuk membentuk tim relawan di tingkat kelurahan. Kehadiran relawan lokal ini diharapkan dapat mempercepat respons dan memberikan pertolongan awal sebelum petugas dari instansi terkait tiba di lokasi kejadian.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, turut memberikan arahan langsung dalam kegiatan tersebut. Beliau menekankan bahwa meskipun Kelurahan Taman dikategorikan memiliki risiko bencana yang rendah, kewaspadaan warga tidak boleh menurun.

Mengingat bencana alam adalah peristiwa yang tidak dapat diprediksi waktu terjadinya, kesiapan yang matang menjadi sangat penting. Dalam beberapa bulan terakhir, fenomena pohon tumbang akibat cuaca ekstrem telah menjadi salah satu kejadian yang paling sering melanda Kota Madiun.

Di samping itu, kewaspadaan terhadap potensi gempa bumi juga tetap perlu ditingkatkan, meskipun peluang terjadinya gempa dengan titik pusat di wilayah Kota Madiun terbilang sangat kecil.

Lebih dari sekadar kesiapan fisik dan materi, F. Bagus Panuntun mengingatkan bahwa modal utama dalam menghadapi bencana adalah soliditas dan kekompakan antarwarga.

“Saya tekankan, ketangguhan bencana harus diawali dengan kekompakan masyarakat. Tidak hanya saat terjadi bencana, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, warga perlu sering berkumpul, bersosialisasi, dan memperkuat hubungan antarwarga agar semakin solid,” tegas Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun.

Program DESTANA ini menjadi wujud nyata komitmen Pemkot Madiun dalam menumbuhkan budaya sadar bencana di tengah-tengah masyarakat.

Dengan kombinasi antara pengetahuan mitigasi yang memadai dan kekompakan warga yang kuat, diharapkan setiap kelurahan dapat menjadi garda terdepan yang tangguh dalam upaya meminimalkan dampak serta risiko bencana.