SDN Wolomoni di Ende Dibongkar untuk Akses Alat Berat Pembangunan Koperasi Desa

News13 Views

GueBerita.com – Bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Wolomoni di Desa Niawula, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, mengalami kerusakan. Kerusakan ini terjadi akibat pembukaan akses jalan yang diperuntukkan bagi alat berat. Alat berat tersebut dibutuhkan untuk menuju lokasi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang berada di belakang sekolah.

Peristiwa yang merusak fasilitas sekolah ini dilaporkan terjadi pada hari Jumat, 5 Juni 2026. Aktivitas pembukaan akses jalan tersebut sontak memicu reaksi dari warga sekitar. Warga sempat melayangkan protes dan terlibat dalam adu argumen dengan pihak pelaksana proyek. Mereka mendesak agar pekerjaan yang menyebabkan kerusakan itu segera dihentikan.

Wakil Kepala SDN Wolomoni, Magdalena, menyatakan keterkejutannya atas kejadian tersebut. Ia menilai bahwa kegiatan pembukaan akses jalan itu dilakukan tanpa koordinasi yang memadai dengan pihak sekolah. Menurut Magdalena, sekolah tidak pernah menerima surat pemberitahuan resmi mengenai rencana pekerjaan tersebut. Meskipun demikian, ia mendengar bahwa kegiatan ini disebut-sebut dilakukan atas instruksi dari bupati.

Akibat dari aktivitas alat berat tersebut, beberapa bagian dari bangunan SDN Wolomoni mengalami kerusakan. Salah satu tiang besi penyangga di sudut bangunan sekolah terpaksa dipotong. Selain itu, bagian lantai teras sekolah juga mengalami kerusakan yang cukup signifikan.

Menindaklanjuti kejadian yang merugikan fasilitas pendidikan ini, Magdalena segera melaporkan insiden tersebut kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende. Laporan ini diharapkan dapat mendorong tindak lanjut dan evaluasi terhadap proses pembangunan yang telah merusak sekolah.

Keluhan juga datang dari warga sekitar sekolah. Mereka menyampaikan kekhawatiran dan ketidakpuasan karena alat berat yang beroperasi di lokasi pembangunan KDMP disebut turut merusak sejumlah pohon dan tanaman durian yang ada di area sekitar proyek. Kerusakan lingkungan ini menambah daftar dampak negatif dari pelaksanaan pembangunan tersebut.

Pada hari Minggu, 7 Juni 2026, beberapa bagian bangunan sekolah yang mengalami kerusakan telah diperbaiki. Namun, perbaikan yang dilakukan dinilai belum sepenuhnya mengembalikan kondisi sekolah seperti semula. Kualitas perbaikan masih menyisakan kekurangan dibandingkan sebelum kerusakan terjadi.

Heron, seorang warga setempat, memberikan keterangan mengenai perbaikan yang telah dilakukan. Ia menjelaskan bahwa alat berat yang sebelumnya berada di lokasi pembangunan kini sudah dikeluarkan dan diparkir di Lapangan Sepak Bola Wolomoni. Lantai sekolah juga telah diperbaiki, dan tiang yang terpotong telah dilas kembali.

Heron menambahkan bahwa personel yang terlibat dalam perbaikan tersebut terdiri dari anggota tentara dan kemungkinan juga pihak kontraktor. “Tiangnya mereka las kembali, lantainya mereka perbaiki semua, hanya tidak serapi sebelum dirusak,” terang Heron. Pernyataannya mengindikasikan bahwa meskipun perbaikan telah dilakukan, estetika dan kualitas pengerjaan belum mencapai standar yang diharapkan.

Bangunan SDN Wolomoni di Desa Niawula, Kabupaten Ende, pada akhirnya mengalami kerusakan sebagai akibat langsung dari upaya pembukaan akses jalan. Jalan ini dibuka untuk memfasilitasi pergerakan alat berat yang digunakan dalam proyek pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Insiden ini menyoroti pentingnya koordinasi dan perencanaan yang matang dalam setiap proyek pembangunan, terutama yang berpotensi memengaruhi fasilitas publik seperti sekolah.