GueBerita.com – Operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) yang intensif akhirnya membuahkan hasil manis. Tiga pendaki yang dilaporkan jatuh ke jurang sedalam kurang lebih 375 meter di Gunung Semeru berhasil dievakuasi dengan selamat.
Upaya evakuasi yang melibatkan tim SAR gabungan ini telah berlangsung sejak Selasa (02/06) malam. Puncak keberhasilan diraih pada Jumat (05/06) pukul 19.26 WIB, ketika seluruh korban beserta tim penyelamat berhasil tiba di posko dengan selamat.
Proses penyelamatan ini bukanlah perkara mudah. Medan yang curam, ditambah dengan adanya longsoran dan menurunnya visibilitas akibat debu vulkanik serta kabut, menjadi tantangan besar bagi tim SAR.
Korban utama dalam insiden ini adalah Cakra, seorang pendaki berusia 18 tahun. Bersama dua orang rekannya yang juga ikut jatuh, Cakra ditolong oleh sedikitnya 60 personel yang tergabung dalam tim SAR gabungan.
Evakuasi dilakukan dengan metode estafet. Para personel SAR secara bergantian membawa korban menuruni jalur pendakian yang terjal dan melintasi area yang terdampak longsor.
Lokasi kejadian berada di jalur pendakian Gunung Semeru. Kawasan tersebut diketahui memiliki permukaan tanah yang sebagian tertutup debu vulkanik. Selain itu, beberapa titik juga mengalami longsoran, yang semakin mempersulit pergerakan tim SAR.
Ketiga pendaki, termasuk Cakra, terperosok ke dalam jurang yang dalam saat sedang melakukan pendakian. Hal ini mengharuskan adanya intervensi dari tim SAR demi menyelamatkan nyawa mereka dan memindahkan mereka ke tempat yang aman.
Tim SAR gabungan bekerja keras membawa Cakra secara estafet. Mereka harus menuruni jalur yang sangat curam dan berhati-hati melintasi area yang rawan longsor.
Dalam prosesnya, tim SAR juga membutuhkan dukungan logistik tambahan. Empat personel tambahan dikerahkan untuk membawa perbekalan saat tim di lapangan memerlukan pasokan energi, terutama setelah mereka mengambil waktu istirahat sejenak.
Setibanya di posko, para korban segera mendapatkan penanganan medis dari tim paramedis Dinas Kesehatan Kabupaten Malang. Setelah kondisi mereka dipastikan stabil, para pendaki yang selamat ini kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.
Menurut keterangan dari SAR Mission Coordinator, kondisi medan di lapangan memang memperburuk tingkat kesulitan dalam pelaksanaan operasi evakuasi ini. Faktor-faktor alam seperti yang telah disebutkan sebelumnya menjadi hambatan utama.






