Joshua SEVENTEEN Ungkap Jalani Terapi untuk Kesehatan Mental

GueBerita.com – Joshua, salah satu anggota grup idola ternama Korea Selatan, SEVENTEEN, baru-baru ini berbagi pandangannya mengenai pentingnya menjaga keseimbangan antara kesehatan fisik dan mental dalam menjalani karier di industri hiburan yang penuh tuntutan.

Refleksi mendalam ini disampaikan oleh Joshua dalam sebuah wawancara eksklusif yang menjadi bagian dari cover story untuk majalah mode dan gaya hidup ternama, Vogue Singapore, yang dirilis pada tanggal 28 Mei 2026.

Joshua mengenang masa-masa awal kariernya, di mana ia mengakui kecenderungannya untuk kurang memperhatikan aspek perawatan tubuh dan pemenuhan nutrisi esensial. Hal ini terlihat dari kebiasaannya yang jarang mengonsumsi vitamin atau buah-buahan.

Seiring berjalannya waktu, Joshua mulai merasakan batasan fisik yang dimiliki tubuhnya. Kesadaran ini menjadi titik balik yang mendorongnya untuk melakukan perubahan signifikan dalam gaya hidupnya. Ia mulai mengatur ritme latihannya agar lebih terukur, memperbaiki pola makannya menjadi lebih sehat, serta melengkapi asupan nutrisinya dengan suplemen tambahan seperti vitamin juice dan probiotik.

Meskipun telah melakukan berbagai penyesuaian fisik yang signifikan, Joshua menekankan bahwa aspek kesehatan mental memegang peranan yang tidak kalah krusial dalam menunjang performa dan kesejahteraannya. Ia berpendapat bahwa dalam hiruk-pikuk kehidupan modern, banyak orang yang cenderung mengabaikan kondisi psikologis mereka sendiri.

Secara terbuka, Joshua mengungkapkan bahwa ia secara rutin menjalani sesi terapi. Ia menilai langkah ini sangat membantunya dalam membentuk pola pikir yang lebih sehat dan positif, yang pada gilirannya berdampak baik pada kehidupan profesional dan pribadinya.

Baca juga: Pejabat Pemkab Pandeglang Dilantik Jadi Staf Ahli Meski Tersangka Kasus Kecelakaan

Melalui pengalamannya ini, Joshua ingin menyampaikan pesan penting kepada para penggemar. Ia mendorong mereka untuk tidak ragu atau merasa sungkan untuk mencari bantuan profesional jika mereka merasa membutuhkannya. Pesan ini menjadi pengingat bahwa menjaga kesehatan mental sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik.