Festival Budaya Indonesia Dimulai di Boon Pring, Fokus pada Kelestarian Budaya dan Pariwisata

Viral22 Views

GueBerita.com – Indonesia Creative Cities Network (ICCN) telah meluncurkan Indonesia Culture Festival (ICF) sebagai wadah kolaborasi yang bertujuan mempererat hubungan antar kota dan kabupaten kreatif di seluruh Indonesia.

Program ini dikembangkan dengan mengintegrasikan pemajuan kebudayaan dengan berbagai sektor, termasuk pariwisata, ekonomi kreatif, pendidikan, ekologi, dan pembangunan kawasan yang berpusat pada komunitas.

ICF tidak hanya dimaksudkan sebagai perayaan budaya tahunan, tetapi juga sebagai sebuah ekosistem kolaboratif yang diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan dalam aspek sosial, budaya, ekonomi, dan lingkungan.

Vicky Arief Herinadharma, Ketua Harian ICCN, menjelaskan bahwa ICF merupakan langkah strategis untuk menciptakan model aktivasi budaya yang tidak hanya memperkuat identitas suatu kawasan, tetapi juga turut menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Menurut Vicky, ICF dirancang sebagai ruang kolaborasi yang menyatukan berbagai elemen penting, mulai dari komunitas, pemerintah, pelaku usaha, akademisi, media, hingga masyarakat umum, dalam sebuah ekosistem pembangunan budaya yang berlandaskan komunitas.

Ia menekankan pentingnya evolusi festival budaya agar tidak hanya menjadi perayaan sesaat, melainkan bertransformasi menjadi instrumen pembangunan kawasan yang fokus pada penguatan identitas daerah serta menjaga keberlanjutan lingkungan.

ICF merupakan hasil pengembangan dari konsep sebelumnya, yaitu Indonesia Culture & Creative Festival, yang lebih terfokus pada agenda festival budaya semata.

Dengan format yang baru, ICF kini dibangun sebagai sebuah platform lintas sektor yang berfungsi menghubungkan jejaring kreatif nasional dengan beragam program kebudayaan daerah.

Zandri Aldrin Tuhepaly, Deputi 2 Ekosistem Kreatif dan Pembangunan Perkotaan ICCN, memaparkan bahwa ICF dirancang sebagai pusat agregasi bagi jejaring kota dan kabupaten kreatif melalui konsep “District Fest Aggregation”.

Konsep ini memungkinkan berbagai inisiatif seperti festival lokal, museum hidup (living museum), pusat kreatif (creative hub), dan program budaya komunitas untuk saling terhubung, sembari tetap mempertahankan keunikan identitas masing-masing daerah.

Baca juga: Pemerintah Kota Mojokerto Unggul dalam Tata Kelola Data Pendidikan Nasional

ICF juga dikembangkan dengan pendekatan berbasis dampak, yang bertujuan untuk menghasilkan perubahan nyata melalui penguatan ekosistem budaya dan ekonomi kreatif yang berakar pada masyarakat.