Garuda Muda Gugur di Kualifikasi Piala Asia U-17 2026 Usai Kalah dari Jepang

Olahraga6 Views

GueBerita.com – Tim Nasional Indonesia U-17 dipastikan terhenti langkahnya di babak penyisihan grup Piala Asia U-17 2026. Kepastian ini didapat setelah skuad Garuda Muda menelan kekalahan dari Jepang dengan skor 1-3 dalam laga pamungkas Grup B yang digelar di Jeddah, Arab Saudi, pada Rabu, 13 Mei 2026.

Hasil minor ini menempatkan Indonesia di dasar klasemen akhir Grup B dengan raihan tiga poin. Perjalanan mereka di turnamen ini pun harus terhenti lebih awal.

Pertandingan yang berlangsung di Prince Abdullah Al-Faisal Stadium ini sejak awal telah memperlihatkan intensitas yang tinggi. Kedua tim saling menunjukkan permainan menyerang sejak peluit dibunyikan.

Baca juga: Penyebab Rupiah Melemah Terungkap oleh Bank Indonesia

Jepang berhasil unggul terlebih dahulu melalui brace atau dua gol dari Ryunosuke Sato. Gol pertama dicetak pada menit ke-20, disusul gol kedua yang tercipta di masa injury time babak pertama, tepatnya pada menit ke-45+2.

Sementara itu, di pertandingan lain yang menentukan nasib grup, China sempat memberikan perlawanan sengit dan berhasil menyamakan kedudukan untuk menjaga asa mereka.

Memasuki babak kedua, Indonesia berupaya keras untuk bangkit dan membalikkan keadaan. Harapan sempat membuncah ketika Peres Tjoe berhasil mencetak gol indah melalui tendangan bebas pada menit ke-70. Gol tersebut berhasil memperkecil ketertinggalan Indonesia menjadi 1-2.

Namun, keunggulan Jepang kembali tercipta hanya berselang satu menit setelah gol Indonesia. Arata Okamoto mencatatkan namanya di papan skor, memastikan kemenangan 3-1 untuk tim Samurai Biru Muda.

Kekalahan ini secara otomatis menutup peluang Indonesia untuk melaju ke babak perempatfinal. Sebelumnya, skuad Garuda Muda sempat meraih satu kemenangan tipis 1-0 atas Yaman dan harus puas dengan hasil imbang tanpa gol melawan Korea Utara.

Dengan hasil ini, Jepang keluar sebagai juara grup dengan raihan poin sempurna sembilan poin. China menyusul di posisi kedua dengan enam poin, dan berhak atas satu tiket ke babak selanjutnya.

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, menyatakan bahwa para pemainnya telah memberikan performa terbaik yang mereka miliki selama gelaran turnamen ini.

Meskipun demikian, ia mengakui bahwa masalah penyelesaian akhir masih menjadi catatan penting yang perlu dibenahi. Hal ini menjadi pekerjaan rumah utama bagi skuad Garuda Muda, terutama ketika harus berhadapan dengan tim-tim kuat dari Asia.