GueBerita.com – Makanan memainkan peran krusial tidak hanya sebagai sumber energi, tetapi juga sebagai pelindung tubuh terhadap ancaman kanker. Fakta menunjukkan bahwa sekitar 40 persen dari seluruh kasus kanker berpotensi untuk dicegah melalui penyesuaian pola makan dan gaya hidup sehari-hari.
Pemilihan nutrisi yang tepat menjadi kunci utama dalam upaya pencegahan, pengobatan, bahkan penghambatan perkembangan sel kanker. Berdasarkan riset kesehatan terkini, berikut adalah lima jenis makanan yang sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi, serta dua kebiasaan yang sebaiknya dihindari guna menekan risiko kanker.
5 Makanan Super untuk Pencegahan Kanker
1. Aneka Kacang-Kacangan
Konsumsi berbagai jenis kacang-kacangan, mulai dari kenari, almond, hazelnut, mete, hingga pistachio, telah terbukti efektif dalam membantu pencegahan kanker. Bahan pangan ini kaya akan senyawa polifenol yang berperan dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Lebih lanjut, kandungan asam lemak omega-3 di dalamnya memiliki kemampuan untuk menghambat pasokan darah yang dibutuhkan oleh sel kanker untuk berkembang. Sebuah laporan yang diterbitkan oleh American Society of Clinical Oncology menyoroti temuan menarik pada pasien kanker usus besar stadium III.
Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa, “Mereka yang mengonsumsi sekitar dua genggam kecil (sekitar 2 ons) kacang pohon per minggu menunjukkan penurunan risiko kekambuhan kanker sebesar 46% dan penurunan risiko kematian sebesar 53% dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsi kacang-kacangan.”
Baca juga: Tingkatkan Peran Satlinmas untuk Jaga Ketertiban Kota Mojokerto
2. Saus Tomat Matang
Tomat merupakan sumber likopen, sebuah zat yang terbukti efektif dalam menghambat pertumbuhan sel kanker dan melindungi DNA dari kerusakan. Pria yang rutin mengonsumsi 2-3 cangkir tomat matang dua kali dalam seminggu dilaporkan memiliki risiko kanker prostat yang lebih rendah, yaitu sekitar 30%.
3. Ubi Ungu
Sayuran dengan warna pekat ini kaya akan antosianin. Antosianin adalah zat kimia alami yang memiliki kemampuan untuk membunuh sel-sel kanker sekaligus membasmi sel punca kanker, yang seringkali menjadi biang keladi kekambuhan penyakit.
4. Teh Hijau Matcha
Penelitian yang dilakukan di Inggris mengemukakan bahwa matcha memiliki kemampuan untuk memutus jalur energi yang dibutuhkan oleh sel punca kanker payudara. Tanpa pasokan energi yang memadai, sel-sel berbahaya tersebut akan mati dan kehilangan kemampuannya untuk membelah diri.
5. Brokoli
Sayuran dari keluarga silangan ini mengandung senyawa sulforaphane, yang telah terbukti memiliki efek antikanker yang kuat. Sulforaphane bekerja dengan cara menstimulasi enzim detoksifikasi dalam tubuh dan menghambat pertumbuhan sel kanker.
Dua Kebiasaan yang Wajib Dihindari untuk Mencegah Kanker
Selain mengonsumsi makanan yang bermanfaat, menghindari kebiasaan buruk juga sama pentingnya dalam upaya pencegahan kanker.
1. Mengonsumsi Daging Olahan
Daging olahan seperti sosis, ham, dan bacon telah diklasifikasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai karsinogenik bagi manusia. Konsumsi rutin jenis makanan ini dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker, terutama kanker usus besar.
2. Paparan Asap Rokok
Merokok adalah salah satu penyebab utama kanker yang dapat dicegah. Asap rokok mengandung ribuan bahan kimia berbahaya, banyak di antaranya bersifat karsinogenik. Menghindari paparan asap rokok, baik sebagai perokok aktif maupun pasif, merupakan langkah krusial dalam melindungi diri dari risiko kanker.






