Jungkook BTS Akui Belum Layak Disebut Bintang Pop

GueBerita.com – Jungkook, anggota termuda dari grup K-pop fenomenal BTS, baru-baru ini mengungkapkan pandangan yang mengejutkan mengenai posisinya di dunia musik internasional.

Dalam sebuah sesi wawancara yang diadakan oleh majalah ternama, Rolling Stone, penyanyi yang kini berusia 28 tahun tersebut mengaku bahwa ia belum sepenuhnya merasa layak untuk menyandang predikat sebagai seorang “pop star” global.

Pernyataan ini datang di saat proyek solo terbarunya tengah meraih kesuksesan luar biasa, bahkan berhasil mendominasi berbagai tangga lagu di kancah internasional.

Meskipun jutaan penggemar di seluruh dunia dan publik secara luas telah mengakui dirinya sebagai salah satu ikon pop dunia, Jungkook justru menyatakan bahwa ia masih melihat dirinya berada dalam fase pembelajaran dan pengembangan.

“Sejujurnya, aku masih belum benar-benar bisa menganggap diriku sebagai seorang pop star,” ungkap Jungkook, menunjukkan kerendahan hatinya yang tulus.

Lebih lanjut, Jungkook menyampaikan rasa terima kasihnya yang mendalam atas dukungan luar biasa yang terus diberikan oleh para penggemarnya. Kepercayaan yang diberikan oleh para penggemar menjadi sumber motivasi terbesarnya.

Ia menegaskan bahwa apresiasi tersebut mendorongnya untuk bekerja lebih keras lagi. Ambisinya adalah untuk terus tumbuh dan berkembang, dengan harapan di masa depan ia dapat benar-benar merasa bangga terhadap identitasnya sebagai seorang artis profesional yang mapan.

Sikap rendah hati yang konsisten ditunjukkan oleh Jungkook ini dinilai sangat selaras dengan prinsip-prinsip pengembangan diri dan semangat pembelajaran yang berkelanjutan.

Baca juga: Bhikkhu Tempuh Jalur Darat Bali-Borobudur, Menag Ingatkan Jaga Lingkungan Lewat Dharma

Meskipun telah mencapai puncak popularitas yang sangat tinggi, sang idola global ini tetap memfokuskan energinya pada peningkatan kualitas diri secara individual. Tujuannya adalah untuk terus berusaha mencapai standar pribadi yang telah ia tetapkan untuk dirinya sendiri. (*)