Pramono Anung Sebut Ring Tinju Flyover Efektif Tekan Tawuran Jaktim
GueBerita.com – Upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menekan angka kriminalitas jalanan, khususnya tawuran antarpelajar dan warga, menunjukkan hasil positif melalui pendekatan penyediaan ruang publik yang kreatif. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, mengungkapkan bahwa pemanfaatan kolong flyover menjadi fasilitas olahraga seperti ring tinju terbukti efektif menurunkan frekuensi konflik sosial di wilayah Jakarta Timur secara signifikan.
Berdasarkan data yang dipaparkan, kawasan Jakarta Timur sempat mencatat angka tawuran yang cukup tinggi sepanjang tahun 2025, yakni mencapai lebih dari 130 peristiwa. Namun, setelah area kolong flyover disulap menjadi ruang publik yang fungsional untuk latihan tinju dan lapangan olahraga bersama, angka tersebut mengalami penurunan tajam hingga tersisa sekitar 20 kasus pada tahun 2026.
Pramono menyampaikan hal tersebut saat meresmikan fasilitas ring tinju dan posko Jaga Jakarta di bawah Flyover Kampung Melayu, Jakarta Timur, pada Jumat (6/11/2026). Ia menekankan bahwa penyediaan sarana ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah untuk mengalihkan energi negatif para pemuda ke arah kegiatan yang lebih produktif dan menyehatkan.
“Sampai dengan akhir Oktober, karena fasilitas ini sudah digunakan untuk pertandingan bola, sarana berlatih tinju, termasuk yang sebelumnya saya resmikan di Pasar Rebo, di Jakarta Timur ini terjadi penurunan tawuran yang luar biasa, dari 132 menjadi kurang lebih 20-an lebih,” ujar Pramono di sela-sela peresmian tersebut.
Pembangunan arena tinju di kolong Flyover Kampung Melayu ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan pihak swasta, dalam hal ini PAM Jaya. Proyek pengerjaan fisik fasilitas tersebut telah berlangsung sejak 20 Agustus hingga 23 Oktober 2026.
Sebelum meresmikan fasilitas di Kampung Melayu, Pramono telah lebih dulu meluncurkan sarana olahraga serupa di bawah Flyover Pasar Rebo. Keberhasilan program ini membuat pemerintah berencana melakukan replikasi serupa di berbagai wilayah lain di Jakarta yang memiliki ruang kolong flyover potensial.
Terkait rencana pengembangan ke depan, Pramono telah memberikan instruksi kepada PAM Jaya untuk turut berpartisipasi dalam mengidentifikasi dan mengalihfungsikan kolong flyover di wilayah Jakarta Utara. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa penyediaan ruang olahraga tidak hanya terpusat di satu wilayah, tetapi merata di seluruh penjuru ibu kota.
Berikut adalah beberapa fokus utama pemerintah dalam pemanfaatan ruang publik kolong flyover:
Pramono menegaskan bahwa pemilihan jenis olahraga di setiap lokasi akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat. Pihaknya terbuka terhadap berbagai opsi fasilitas, mulai dari arena skateboard, tempat latihan tinju, hingga lapangan sepak bola, selama area tersebut dapat menjadi wadah penyaluran energi anak muda yang positif dan terukur.
Strategi ini diharapkan dapat terus menekan angka tawuran di Jakarta hingga ke level yang paling minimal. Dengan memberikan ruang bagi kreativitas dan aktivitas fisik, pemerintah berharap stabilitas keamanan di kawasan rawan konflik dapat terjaga melalui partisipasi aktif warga dalam memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan.









