Literasi PISA 2022 Turun, MAN IC Serpong Jadi Teladan Nasional

Pendidikan8 Views

GueBerita.com – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas RI telah menetapkan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Serpong sebagai model utama dalam pengembangan strategi nasional untuk perpustakaan sekolah dan madrasah di seluruh penjuru Indonesia.

Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap penurunan drastis dalam kemampuan membaca siswa Indonesia, sebagaimana terungkap dalam evaluasi Programme for International Student Assessment (PISA).

Didik Darmanto, Direktur Agama, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kementerian PPN/Bappenas RI, menggarisbawahi kondisi literasi di tanah air yang dinilai mengkhawatirkan.

“Meskipun sempat menunjukkan peningkatan pada periode 2003-2009, tren capaian PISA dalam aspek membaca justru mengalami kemerosotan signifikan antara tahun 2015 hingga 2022. Khususnya pada tahun 2022, kemampuan literasi membaca mengalami penurunan drastis sebesar 12 poin, mencatat angka terendah dalam kurun waktu 19 tahun terakhir.

Baca juga: Dukungan Kemenag untuk Guru di Daerah Terpencil, Fondasi Nilai Bangsa

Lebih lanjut, sekitar 74,54% siswa di Indonesia masih berada di bawah standar kompetensi minimum dalam hal literasi membaca, yang berarti mereka belum mencapai level 2,” ungkap Didik Darmanto, seperti dikutip pada tanggal 2 Mei.

“Kami bertekad untuk mempelajari praktik terbaik yang telah diterapkan di MAN Insan Cendekia Serpong, khususnya dalam pengelolaan perpustakaan. Hasil pembelajaran ini akan menjadi dasar penyusunan peta jalan pengembangan perpustakaan yang komprehensif. Peta jalan ini merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya transformasi pendidikan nasional yang harus adaptif, inklusif, dan berorientasi jangka panjang.

Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa seluruh peserta didik di berbagai jenjang pendidikan dan wilayah geografis memiliki akses yang setara terhadap layanan perpustakaan yang berkualitas,” tambahnya.

Pendekatan ini diharapkan dapat menciptakan sebuah ekosistem perpustakaan yang merata dan dapat diakses oleh semua kalangan, mulai dari sekolah-sekolah negeri di perkotaan hingga madrasah-madrasah yang berlokasi di daerah terpencil.

Kepala MAN Insan Cendekia Serpong, Hilal Najmi, menyambut baik kepercayaan yang diberikan oleh Bappenas dengan rasa syukur yang mendalam.

“Merupakan sebuah kehormatan yang luar biasa bagi kami di MAN Insan Cendekia Serpong untuk dapat menjadi rujukan dalam perumusan peta jalan pengembangan perpustakaan sekolah dan madrasah di Indonesia,” ujar Hilal Najmi.

Menurut pandangannya, pengelolaan perpustakaan di madrasahnya selama ini telah difokuskan pada berbagai inovasi. Inovasi tersebut mencakup pengembangan program baca digital dan penguatan kolaborasi dengan komunitas, yang kini menjadi sumber inspirasi bagi upaya perbaikan literasi di tingkat nasional.

Dengan menjadikan MAN IC Serpong sebagai model, peta jalan pengembangan perpustakaan tersebut diharapkan dapat segera terealisasi. Hal ini diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan literasi siswa Indonesia, sehingga mereka mampu bersaing di kancah global.