GueBerita.com – UPT Puskesmas Jetis, yang berlokasi di Kecamatan Dagangan, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat melalui program inovasi terpadu yang dikenal sebagai Blusukan Terpadu Empat Prioritas Masalah (BREM).
Program pemeriksaan kesehatan gratis ini kali ini menyasar Dusun Ngesrep, yang terletak di Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin, 29 Juni 2026, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan Puskesmas Jetis untuk meningkatkan aksesibilitas layanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Program BREM sendiri telah berjalan selama kurang lebih empat tahun dan dirancang secara khusus untuk fokus pada deteksi dini serta penanganan empat masalah kesehatan utama yang sering dihadapi oleh masyarakat. Pendekatan proaktif ini diharapkan dapat mencegah penyakit berkembang lebih lanjut dan memberikan solusi kesehatan yang efektif.
Empat area prioritas yang menjadi fokus utama dalam program BREM meliputi pencegahan stunting pada anak-anak, skrining aktif untuk mendeteksi Tuberkulosis (TBC), deteksi dini kanker serviks melalui metode Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA), serta kegiatan donor darah yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan medis.
Kepala UPT Puskesmas Jetis, Isa Anshori, menjelaskan bahwa esensi dari inovasi BREM adalah upaya untuk memotong hambatan geografis. Dengan membawa layanan kesehatan langsung ke tengah masyarakat, diharapkan setiap individu dapat memperoleh akses yang lebih mudah dan cepat terhadap pelayanan kesehatan dasar yang mereka butuhkan tanpa harus menempuh jarak yang jauh.
Pelaksanaan program BREM tidak hanya melibatkan tim medis dari Puskesmas Jetis, tetapi juga mengedepankan kolaborasi lintas sektor yang kuat. Dalam kegiatan kali ini, misalnya, turut dihadirkan dokter spesialis anak dari RS Dungus. Dukungan juga datang dari berbagai pihak, termasuk jajaran Pemerintah Kecamatan Dagangan, Koramil, Polsek, serta pemerintah desa setempat, yang semuanya berperan penting dalam kelancaran acara.
Peresmian kegiatan ini dilakukan secara langsung oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto. Dalam sambutannya, Bupati Hari Wuryanto memberikan apresiasi yang tinggi terhadap konsistensi dan dedikasi Puskesmas Jetis dalam menjalankan program inovatif ini. Ia menambahkan bahwa program blusukan semacam ini sangat sejalan dan mendukung program “Asta Cita” dari Presiden terpilih Prabowo Subianto, khususnya yang berkaitan dengan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG).
Lebih lanjut, Bupati Hari Wuryanto mengimbau seluruh warga, terutama yang berdomisili di Dusun Ngesrep, untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan gratis ini dengan sebaik-baiknya. Ia menekankan pentingnya deteksi dini penyakit menular seperti TBC, karena penanganan yang cepat dan tepat sangat krusial untuk mencegah penyebaran penyakit serta memastikan kesembuhan pasien.
Pandangan senada disampaikan oleh Kepala Desa Banjarsari Kulon, Bambang Hermawan. Ia menyambut dengan sangat baik kehadiran program BREM di wilayahnya dan menegaskan bahwa seluruh rangkaian pemeriksaan serta pelayanan kesehatan yang diberikan dalam program ini sepenuhnya gratis dan tidak dikenakan biaya apapun kepada masyarakat.
Pihak pemerintah desa Banjarsari Kulon memiliki harapan besar agar program BREM ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan kualitas kesehatan seluruh warganya. Mulai dari pemantauan tumbuh kembang anak yang optimal hingga penjagaan kesehatan para orang dewasa, program ini diharapkan menjadi solusi komprehensif bagi berbagai kebutuhan kesehatan masyarakat.






