GueBerita.com — Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyambut kedatangan Duta Besar Qatar untuk Indonesia, Sultan bin Mubarak Saad Al Dosari, di Gedung PP Muhammadiyah Yogyakarta, Senin (3/8).
Agenda pertemuan ini difokuskan untuk memperkuat silaturahmi sekaligus menjajaki potensi kemitraan strategis dalam sektor pendidikan, layanan kesehatan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, memaparkan bahwa pihak Qatar menunjukkan ketertarikan untuk bersinergi dalam bidang studi Islam dan sains, sekaligus menyatakan kebutuhan mendesak akan tenaga medis yang berasal dari perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah.
“Terkait sektor kesehatan dan medis, Dubes Qatar secara khusus menantikan kehadiran lulusan dari kampus Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah untuk berkarier di sana. Saat ini, terdapat sekitar 30 ribu tenaga kesehatan dan perawat yang bertugas di Qatar, namun kontribusi tenaga profesional dari Indonesia masih tergolong minim. Oleh karena itu, Qatar sangat antusias untuk membangun kolaborasi dengan Muhammadiyah,” jelas Haedar.
Di luar diskusi mengenai rencana kerja sama, Dubes Qatar memberikan apresiasi atas ungkapan belasungkawa yang disampaikan Muhammadiyah terkait wafatnya mantan Emir Qatar, Syeikh Hamad bin Khalifa Al Thani. Haedar pun mengenang sosok almarhum sebagai pemimpin Arab yang visioner, memiliki kepedulian tinggi terhadap isu kemanusiaan, serta berkomitmen membela Palestina.
“Muhammadiyah turut merasakan kehilangan, mengingat Amir Hamad bin Khalifa Al Thani merupakan figur yang luar biasa, pemimpin Arab yang pemberani, serta sosok yang mempelopori kunjungan ke Gaza, Palestina, pada tahun 2012 silam,” ungkapnya.
Ia juga menyanjung dasar-dasar kemajuan Qatar yang dirintis oleh Syeikh Hamad dan diteruskan oleh Emir Syeikh Tamim bin Hamad Al Thani hingga mampu menyelenggarakan Piala Dunia 2022 dengan sukses.
“Beliau adalah arsitek yang membawa Qatar menjadi bangsa yang maju di berbagai sektor. Kiprah tersebut kemudian dilanjutkan oleh putranya, Syeikh Tamim bin Hamad Al Thani, hingga akhirnya Qatar sukses menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022. Itu adalah prestasi yang sangat fenomenal,” tambahnya.
Menutup pertemuan tersebut, Dubes Qatar menyampaikan undangan kepada Muhammadiyah untuk berkunjung ke Qatar guna mematangkan detail kerja sama ini.
“Tentu saja, karena beliau mengundang kami untuk bertandang ke Qatar, kami akan menjadwalkan kunjungan balasan ke sana, di samping rencana kunjungan ke Kedutaan Besar Qatar di Jakarta,” tutup Haedar.(*)






