Duduk Perkara Pria Tendang Wanita di Mal Jakpus: Polisi Bertindak

News15 Views

GueBerita.com – Aparat kepolisian akhirnya berhasil meringkus seorang pria berinisial RS (44) yang menjadi pelaku aksi kekerasan terhadap seorang wanita di sebuah pusat perbelanjaan di wilayah Jakarta Pusat. Penangkapan tersebut dilakukan di kediaman pelaku yang berlokasi di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, pada Jumat (18/9/2026) dini hari, tepatnya sekitar pukul 03.55 WIB.

Langkah tegas kepolisian ini diambil setelah rekaman video yang memperlihatkan aksi penendangan tersebut viral di berbagai platform media sosial. Menanggapi keresahan masyarakat, tim penyelidik dari Polres Metro Jakarta Pusat bersama Ditreskrimum Polda Metro Jaya segera melakukan serangkaian tindakan investigasi untuk mengungkap peristiwa tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menjelaskan bahwa proses penyelidikan dimulai dengan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) serta analisis mendalam terhadap rekaman CCTV yang ada di area pusat perbelanjaan tersebut. Selain bukti visual, pihak kepolisian juga telah memintai keterangan dari sejumlah saksi di lokasi, termasuk pihak manajemen food court tempat kejadian berlangsung.

Pendalaman Motif dan Kondisi Pelaku

Hingga saat ini, pihak berwenang masih terus mendalami motif di balik tindakan nekat RS yang secara tiba-tiba menendang korban hingga tersungkur. Polisi menegaskan bahwa pemeriksaan intensif sedang dilakukan terhadap pelaku guna memahami latar belakang peristiwa tersebut, termasuk apakah terdapat motif tertentu atau sekadar tindakan spontan yang tidak berdasar.

Penyelidik masih melakukan pendalaman terkait alasan pelaku melakukan penendangan terhadap korban di area publik. Selain itu, keterangan dari korban juga sudah diambil untuk melengkapi berkas pemeriksaan.

Dalam proses pemeriksaan awal, pihak kepolisian juga memberikan klarifikasi mengenai kondisi pelaku saat melakukan aksi tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, RS dinyatakan tidak berada di bawah pengaruh minuman keras atau alkohol saat kejadian berlangsung. Hal ini menjadi salah satu poin penting bagi penyidik untuk menelusuri motif utama pelaku.

Kondisi Psikologis Korban

Peristiwa yang terjadi secara tiba-tiba tersebut diketahui memberikan dampak psikologis yang cukup berat bagi korban. Berdasarkan keterangan kepolisian, korban merasa sangat terkejut dan mengalami trauma, mengingat ia tidak mengenal pelaku dan tidak memiliki interaksi apa pun sebelum peristiwa penendangan terjadi.

Pihak kepolisian menyatakan keprihatinannya terhadap kondisi korban dan berkomitmen untuk memberikan pendampingan yang diperlukan. Beberapa poin penting terkait penanganan korban meliputi:

  • Memberikan pendampingan trauma healing untuk memulihkan kondisi psikologis korban.
  • Melakukan pengecekan medis secara menyeluruh untuk memastikan apakah terdapat luka fisik atau cedera akibat benturan saat korban terjatuh.
  • Mengarahkan korban untuk menjalani prosedur visum et repertum sebagai bagian dari kelengkapan bukti hukum, jika ditemukan adanya luka fisik.

Hingga saat ini, penyidik terus berupaya mengumpulkan informasi lebih lanjut dari berbagai pihak terkait guna merampungkan kasus ini. Pihak kepolisian menegaskan akan menindaklanjuti proses hukum sesuai dengan aturan yang berlaku, sembari memastikan hak-hak korban mendapatkan perlindungan selama masa pemulihan trauma.