Bupati Madiun Ajak Jajaran Teladani Perjuangan Leluhur di Hari Jadi Kota

News6 Views

GueBerita.com – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Madiun menggelar sebuah kegiatan ziarah ke makam para leluhur dan raja-raja Mataram di Kotagede, Yogyakarta. Acara khidmat ini dilaksanakan pada hari Rabu, 8 Juli 2026.

Kegiatan ziarah ini merupakan bagian integral dari rangkaian peringatan hari bersejarah tersebut. Seluruh unsur pimpinan daerah turut hadir dan berpartisipasi penuh dalam acara ini. Hadir di antaranya adalah Bupati Madiun beserta istri, Wakil Bupati Madiun beserta istri, Ketua DPRD, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari), serta perwakilan dari Lanud Iswahjudi, Polresta, dan Pengadilan Negeri.

Dalam rangkaian agenda ziarah tersebut, rombongan Forkopimda mengunjungi makam sejumlah tokoh penting yang memiliki ikatan sejarah mendalam dengan Kabupaten Madiun. Di antara makam yang diziarahi adalah makam Ki Ageng Panembahan Senopati dan KRA. Retno Djumilah, sosok-sosok yang memiliki peran krusial dalam sejarah pembentukan wilayah ini.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan ziarah ini merupakan bentuk penghormatan yang tulus kepada para pendahulu. Lebih dari itu, kegiatan ini juga berfungsi sebagai pengingat sejarah yang penting bagi generasi saat ini. Beliau menekankan bahwa keberadaan Kabupaten Madiun hingga saat ini adalah buah dari perjuangan gigih para leluhur di masa lampau.

“Ini adalah wujud nyata bahwa keberadaan Kabupaten Madiun tidak dapat dipisahkan dari jasa-jasa para leluhur kita. Kami yang kini dipercaya mengemban amanah ini, berharap dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, sejalan dengan harapan mereka ketika berjuang demi terwujudnya Kabupaten Madiun,” ujar Bupati Hari Wuryanto dalam keterangannya.

Lebih lanjut, Bupati Hari Wuryanto menambahkan bahwa momentum peringatan Hari Jadi ini diharapkan dapat menjadi sumber motivasi bagi seluruh jajaran pemerintahan. Motivasi tersebut diharapkan mendorong mereka untuk senantiasa menjalankan amanah yang diberikan demi tercapainya cita-cita masyarakat yang makmur, tertib, dan tenteram. Cita-cita ini seringkali digambarkan dengan ungkapan “gemah ripah loh jinawi, tata tentram karta raharja”.

Kehadiran seluruh unsur Forkopimda dalam agenda yang sarat nilai keagamaan dan sejarah ini juga merefleksikan kekuatan soliditas dan sinergi yang terjalin erat di dalam tubuh pemerintahan Kabupaten Madiun. Sinergi ini menjadi fondasi penting dalam menjalankan roda pemerintahan.

Semangat kolaborasi dan inovasi ini sejalan dengan tema besar yang diusung dalam peringatan Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun tahun ini. Tema tersebut adalah “Dengan Inovasi dan Kolaborasi, Kita Wujudkan Kabupaten Madiun yang Bersahaja”.

Pemerintah Kabupaten Madiun menyuarakan optimisme yang tinggi dalam upaya membawa daerah ini menuju kemajuan yang lebih pesat. Optimisme ini dibangun atas dasar kolaborasi yang kokoh, inovasi yang berkelanjutan, serta dukungan doa yang tulus dari seluruh lapisan masyarakat.