KM Virgo Bergeser 2,9 Km, Basarnas Kaji Opsi Evakuasi hingga Penenggelaman

News37 Views

GueBerita.com – Upaya pencarian korban KM Virgo Transport 8 yang mengalami musibah di Laut Jawa terus menghadapi tantangan teknis yang kompleks. Posisi bangkai kapal dilaporkan tidak statis dan telah bergeser sejauh 2,9 kilometer atau setara dengan 1,6 nautical mile dari koordinat awal kejadian.

Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, mengungkapkan bahwa fenomena pergeseran ini terjadi karena kondisi kapal yang masih terbalik dan terapung. Struktur kapal yang memiliki banyak sekat serta ruang kosong di dalamnya memungkinkan badan kapal melayang dan bergerak mengikuti arus laut yang ada.

Risiko Teknis dalam Operasi Bawah Air

Pergeseran posisi KM Virgo Transport 8 turut mempengaruhi strategi tim pencari, khususnya dalam rencana operasi penyelaman atau metode underwater. Syafii menegaskan bahwa tim harus sangat berhati-hati dalam mengambil tindakan di lokasi kejadian.

Pihak Basarnas mengkhawatirkan adanya perubahan tekanan yang drastis di dalam ruang-ruang kosong kapal jika sekat-sekat tertentu dibuka secara paksa oleh tim penyelam. Risiko ledakan tekanan atau ketidakstabilan struktur kapal dianggap sangat membahayakan keselamatan personel yang bertugas di bawah air.

Opsi Penanganan Bangkai Kapal

Melihat kondisi tersebut, Basarnas saat ini tengah melakukan koordinasi intensif dengan berbagai instansi terkait, termasuk TNI Angkatan Laut, untuk menentukan langkah mitigasi yang paling efektif. Terdapat beberapa opsi strategis yang sedang dipertimbangkan untuk menstabilkan posisi kapal:

  • Melakukan upaya pembalikan posisi kapal dari kondisi terbalik menjadi normal.
  • Menenggelamkan kapal sepenuhnya agar posisinya diam, mengingat kedalaman laut di titik tersebut hanya sekitar 30 meter.
  • Melakukan evakuasi atau penarikan bangkai kapal dari lokasi saat ini ke titik yang lebih aman.

Meskipun opsi-opsi tersebut sedang dimatangkan, Syafii memastikan bahwa operasi pencarian di permukaan laut tetap dijalankan secara maksimal. Harapan untuk menemukan korban dalam kondisi selamat masih menjadi prioritas utama bagi seluruh tim gabungan yang terlibat.

Data Terkini Operasi SAR

Berdasarkan catatan Basarnas hingga Senin, 14 September 2026, jumlah total orang yang berada di atas kapal saat kejadian berlangsung mencapai 243 jiwa, yang terdiri dari penumpang, awak kapal, dan kru. Dari jumlah tersebut, sebanyak 114 orang telah berhasil ditemukan, sementara 129 orang lainnya masih dalam status pencarian.

Sebagai informasi tambahan, KM Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Minggu, 13 September 2026, sekitar pukul 02.00 WITA. Kapal tersebut diketahui bertolak dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu, 12 September 2026. Hingga saat ini, proses pencarian masih terus berlangsung dengan tetap mempertimbangkan faktor cuaca dan keselamatan tim di lapangan.