Plt Wali Kota Hadiri Pisah Sambut Kalapas Madiun, Optimistis Sinergitas Makin Kuat

News2 Views

GueBerita.com – Pergantian kepemimpinan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Madiun telah resmi dilaksanakan. Andi Wijaya Rivai, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Lapas (Kalapas), kini telah menyerahkan jabatannya kepada Fajar Nur Cahyono.

Acara serah terima jabatan ini dikemas dalam sebuah momen ramah tamah yang bertajuk “Silaturahmi Trah Mataraman”. Kegiatan tersebut berlangsung dengan khidmat di Lapas Kelas 1 Madiun pada Rabu (17/6) malam. Acara ini juga dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Madiun, termasuk Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun.

Dalam kesempatan tersebut, F. Bagus Panuntun menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kalapas yang baru. Ia juga memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada pejabat lama, Andi Wijaya Rivai. Diketahui bahwa Andi Wijaya akan mengemban tugas baru sebagai Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM di Bali.

Plt Wali Kota berharap agar komunikasi dan jalinan silaturahmi yang telah terjalin dengan baik selama ini tidak terputus, meskipun Andi Wijaya kini bertugas di lokasi yang berbeda. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih atas dedikasi luar biasa yang telah diberikan demi kemajuan Kota Pendekar.

Lebih lanjut, Bagus Panuntun menegaskan bahwa situasi kondusif yang terjadi di Kota Madiun saat ini merupakan hasil nyata dari kolaborasi yang kuat antarinstansi. Pihak Lapas turut menjadi bagian penting dalam pencapaian tersebut. Ke depannya, Pemerintah Kota Madiun berkomitmen untuk terus memperkuat hubungan kerja sama ini.

Saat ini, Pemerintah Kota Madiun dan Lapas Kelas 1 Madiun memang tengah aktif menjalankan berbagai program kolaboratif yang strategis. Fokus utama kerja sama ini adalah di sektor kesehatan dan pendidikan.

Di bidang kesehatan, petugas dari Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Madiun secara rutin melakukan pemeriksaan kesehatan bagi seluruh warga binaan di Lapas. Upaya ini bertujuan untuk memastikan kesehatan mereka terjaga.

Sementara itu, kerja sama di sektor pendidikan diwujudkan melalui program pemberian beasiswa kuliah. Beasiswa ini ditujukan bagi narapidana yang merupakan warga asli Kota Madiun. Tercatat, saat ini ada sekitar 20 narapidana yang sedang menempuh pendidikan tinggi, meskipun mereka berada di balik jeruji besi.

Untuk mendukung kelancaran proses belajar mengajar bagi para narapidana tersebut, Pemerintah Kota Madiun juga memberikan fasilitas berupa hibah perangkat Chromebook. Fasilitas ini diharapkan dapat membantu mereka dalam mengakses materi pembelajaran dan menyelesaikan tugas-tugas kuliah.

Di akhir sambutannya, Plt Wali Kota Madiun menekankan kembali pentingnya kebersamaan dalam upaya membangun daerah. Ia menyatakan bahwa kolaborasi yang terjalin di Kota Madiun sangatlah kuat. Bagus Panuntun melihat seluruh pihak yang hadir pada acara tersebut sebagai satu bagian integral dalam pembangunan Kota Madiun.

“Sekali lagi selamat datang di Kota Madiun dan selamat menjalankan tugas di tempat yang baru,” ujar F. Bagus Panuntun menutup sambutannya. (*)