GueBerita.com – Sebuah era besar disebut segera berakhir di Manchester City setelah Pep Guardiola dikabarkan memutuskan mengakhiri masa baktinya sebagai manajer pada penghujung musim ini, tepat setelah kompetisi Premier League selesai digelar.
Keputusan tersebut langsung menjadi perhatian besar publik sepak bola dunia.
Media Inggris Daily Mirror melaporkan bahwa Guardiola akan mengumumkan perpisahannya pada akhir pekan ini setelah Manchester City menjalani laga terakhir menghadapi Bournemouth dan Aston Villa.
Momen tersebut sekaligus menutup perjalanan panjang Guardiola selama satu dekade memimpin klub berjuluk The Citizens.
Keputusan Guardiola untuk hengkang disebut muncul setelah adanya pembicaraan internal dengan pihak klub serta pertimbangan pribadi mengenai masa depannya di dunia kepelatihan.
Selama sepuluh tahun menangani Manchester City, pelatih asal Spanyol itu sukses mempersembahkan berbagai gelar domestik serta membawa klub bersaing kuat di level Eropa.
Baca juga: Wali Kota Blitar Dengarkan Keluhan Juru Parkir Terkait Perwali Nomor 13 Tahun 2026
Kabar kepergian Guardiola pun langsung memunculkan berbagai spekulasi mengenai sosok yang akan menjadi penerusnya.
Sejumlah pelatih papan atas Eropa mulai dikaitkan dengan kursi manajer Manchester City, sementara manajemen klub diyakini tengah menyiapkan strategi transisi dan regenerasi kepelatihan.
Bagi para pendukung Manchester City dan seluruh staf klub, perpisahan dengan Guardiola dipandang sebagai momen emosional.
Di sisi lain, klub juga menghadapi tantangan besar untuk menjaga standar tinggi yang telah dibangun Guardiola, termasuk filosofi permainan menyerang dan pengembangan akademi muda.
Sejak datang ke Etihad Stadium, Guardiola dikenal membawa pendekatan taktik modern yang berhasil mengubah wajah permainan Manchester City.






