GueBerita.com – Penemuan dan proses ekskavasi situs Candi Adan-Adan yang berlokasi di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, kembali menarik perhatian publik.
Perhatian ini mencuat setelah sejumlah potongan video lama yang berisi pernyataan tokoh budayawan Emha Ainun Nadjib, atau yang akrab disapa Cak Nun, kembali beredar di platform media sosial.
Dilansir dari unggahan akun Instagram @fakta.beriita pada Sabtu (9/5), warganet ramai mengaitkan temuan struktur bangunan kuno tersebut dengan prediksi yang pernah disampaikan Cak Nun mengenai adanya “candi besar” yang akan ditemukan di wilayah tersebut.
Temuan ini berpotensi memberikan dampak besar bagi rekognisi wilayah tersebut di tingkat internasional.
Secara faktual, Situs Adan-Adan memang merupakan objek penelitian arkeologis yang signifikan. Situs ini merupakan peninggalan dari masa Kerajaan Kadiri yang terkubur material vulkanik Gunung Kelud.
Baca juga: Prabowo Tinjau Langsung Pembangunan Sekolah dan RS di Miangas
Hingga saat ini, para ahli arkeologi masih terus melakukan kajian mendalam. Mereka berusaha menentukan luasan presisi, struktur bangunan, serta nilai sejarah total dari situs tersebut.
Meskipun narasi di media sosial sangat kuat mengaitkan temuan ini dengan unsur prediksi tokoh publik, otoritas arkeologi tetap berpatokan pada data ilmiah.
Proses penelitian lapangan masih membutuhkan waktu panjang. Hal ini diperlukan untuk memastikan apakah situs ini memiliki skala sebesar yang ramai diperbincangkan.
Sejauh ini, dokumentasi visual yang beredar menunjukkan adanya temuan berupa makara (hiasan pintu masuk candi), fragmen arca, dan struktur bata. Temuan-temuan ini menunjukkan kemegahan arsitektur masa lalu.
Pemerintah daerah dan tim peneliti terus mengupayakan pelestarian situs. Tujuannya adalah untuk menjaga keaslian bukti sejarah tersebut dari kerusakan atau penjarahan. (*)






