GueBerita.com – Menjelang perayaan Hari Bhayangkara ke-80, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengambil langkah strategis dengan merangkul komunitas ojek online (ojol). Pendekatan ini menitikberatkan pada pembinaan hubungan yang lebih erat dan bersahabat dengan masyarakat, serta mengedepankan metode humanis dibandingkan hanya sebatas penindakan hukum.
Komunitas ojek online dipilih sebagai mitra strategis karena mobilitas mereka yang tinggi di jalan raya dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga ketertiban dan keselamatan berlalu lintas.
Kepala Korlantas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Agus Suryonugroho, secara tegas menyampaikan komitmen Polri untuk terus memperkuat pendekatan humanis kepada seluruh lapisan masyarakat. Khususnya terhadap komunitas ojek online, beliau menggarisbawahi peran mereka sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Serangkaian kegiatan bakti sosial yang melibatkan komunitas ojek online telah dan akan terus digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Hal ini disampaikan langsung oleh Irjen Pol. Agus Suryonugroho dalam berbagai kesempatan.
Puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 1 Juli 2026. Acara utama akan bertempat di Tugu Proklamasi, Jakarta, dan kemudian dilanjutkan dengan berbagai kegiatan serupa di berbagai wilayah di seluruh Indonesia.
Transformasi dalam pelayanan lalu lintas yang diusung oleh Korlantas Polri ini berfokus pada peningkatan kualitas komunikasi dan penerapan pendekatan persuasif. Tujuannya adalah untuk memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat demi mewujudkan lingkungan yang aman dan tertib.
Melalui pelaksanaan bakti sosial dan berbagai kegiatan kemasyarakatan yang bersifat berkelanjutan, Polri berupaya memperkuat komunikasi yang bersifat persuasif. Selain itu, ojek online juga diposisikan sebagai bagian integral dari ekosistem keselamatan berkendara, serta menjadi mitra penting dalam penyampaian informasi terkait lalu lintas dan kamtibmas.
“Polri hari ini menunjukkan perubahan wajah. Kami tidak hanya fokus pada penegakan aturan, tetapi juga berupaya membangun kedekatan yang lebih erat dengan masyarakat. Saya sangat meyakini bahwa rekan-rekan ojol merupakan sahabat sejati Polri di lapangan,” ujar Irjen Pol. Agus Suryonugroho, menekankan pentingnya kolaborasi.
Dalam berbagai kesempatan, Irjen Pol. Agus Suryonugroho kembali menegaskan bahwa rangkaian kegiatan bakti sosial dan program kemasyarakatan akan terus dilaksanakan secara masif sebagai bagian integral dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Puncak dari seluruh rangkaian kegiatan ini akan dilaksanakan pada tanggal 1 Juli 2026.
Langkah proaktif yang diambil oleh Korlantas Polri ini menjadi bukti nyata bahwa upaya penegakan hukum dapat berjalan selaras dan saling melengkapi dengan pendekatan sosial yang humanis. Sinergi antara penegakan hukum dan pembinaan masyarakat menjadi kunci utama.
Dengan menggandeng komunitas ojek online sebagai mitra strategis, diharapkan arus informasi dari lapangan dapat mengalir lebih cepat dan efektif. Lebih jauh lagi, inisiatif ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas yang kuat dari tingkat akar rumput masyarakat.






