GueBerita.com – Aksi unjuk rasa yang digelar di depan Gerbang Pendopo Indramayu pada hari Kamis, 7 Mei lalu, menyita perhatian publik lantaran diwarnai sebuah insiden yang tidak lazim.
Para pengunjuk rasa dilaporkan sengaja melepaskan puluhan ekor ular ke area gerbang pendopo. Tindakan ekstrem ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap ketidakpedulian pimpinan daerah.
Informasi yang beredar melalui unggahan akun Instagram @txtdrjawa, peristiwa ini bermula dari rasa kecewa mendalam yang dirasakan massa demonstran. Kekecewaan tersebut timbul karena mereka tidak berhasil bertemu langsung dengan Bupati Indramayu, Lucky Hakim.
Baca juga: Viral: Saat Ibu Tiada, Penyesalan Datang, Konten Media Sosial Ungkap Dampak Guilt Tripping pada Anak
Semula, kedatangan massa adalah untuk menyampaikan berbagai tuntutan dan melakukan proses audiensi dengan pihak pemerintah daerah. Namun, harapan tersebut pupus karena hingga aksi unjuk rasa selesai, tidak ada perwakilan dari pihak bupati yang bersedia menemui mereka.
Sebagai bentuk ekspresi kekecewaan atas kegagalan komunikasi yang terjadi, massa kemudian mengambil tindakan drastis. Mereka melemparkan ular-ular yang telah mereka persiapkan sebelumnya ke arah pintu masuk kompleks Pendopo.
Aksi pelepasan ular ini sontak menarik perhatian warga sekitar yang kebetulan berada di lokasi. Petugas keamanan yang sedang berjaga pun turut terkejut dan segera bereaksi terhadap situasi yang tak terduga ini.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Indramayu. Pihak pemerintah belum memberikan penjelasan mengenai kronologi lengkap terkait tertundanya pertemuan dengan para pengunjuk rasa. Selain itu, belum ada pula informasi mengenai langkah-langkah keamanan yang akan diambil di area Pendopo pasca-insiden pelepasan ular tersebut. Situasi keamanan di sekitar pendopo pun menjadi perhatian pasca kejadian ini. (*)






