GueBerita.com – Sebuah insiden kebakaran melanda Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) di RSUD Dr Soetomo, Surabaya, Jawa Timur. Peristiwa ini terjadi pada Jumat, 15 Mei 2026, sekitar pukul 06.30 WIB pagi.
Kebakaran yang terjadi di salah satu fasilitas vital rumah sakit ini segera menarik perhatian publik. Berbagai video dan informasi mengenai kepulan asap tebal yang membubung dari area rumah sakit beredar luas di media sosial, memicu kekhawatiran.
Salah satu unggahan yang viral berasal dari akun Instagram @ini_surabaya. Dalam unggahan tersebut, terlihat jelas kondisi gedung yang diselimuti asap pekat, disaat petugas dan tim medis berupaya melakukan evakuasi para pasien.
Informasi awal yang beredar menyebutkan bahwa tragedi kebakaran ini tidak hanya menimbulkan kerugian materiil, tetapi juga merenggut satu korban jiwa. Disebutkan pula bahwa puluhan pasien lainnya berhasil diselamatkan dari kobaran api.
Berdasarkan penyelidikan awal di lokasi kejadian, titik api pertama kali terdeteksi berasal dari lantai 5 Gedung PPJT. Gedung ini sendiri merupakan pusat layanan spesialis jantung di RSUD Dr Soetomo, menjadikannya area yang sangat krusial bagi pasien dengan kondisi jantung.
Asap tebal yang dihasilkan dari kebakaran dilaporkan dengan cepat menyebar ke beberapa lantai di atasnya. Kondisi ini sempat menimbulkan tantangan serius, terutama dalam proses evakuasi pasien yang berada di ruang Intensive Care Unit (ICU) di lantai 6.
Meski demikian, berkat respons cepat dari tim rumah sakit dan bantuan dari petugas pemadam kebakaran, sebanyak 36 pasien berhasil dievakuasi dengan selamat dari area terdampak.
Satu pasien yang dinyatakan meninggal dunia akibat insiden ini diketahui bernama Sutaji, seorang pria berusia 46 tahun. Almarhum berasal dari Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Pihak manajemen RSUD Dr Soetomo memberikan keterangan bahwa almarhum Sutaji sebenarnya sudah dalam kondisi kritis sebelum peristiwa kebakaran terjadi. Hal ini menambah kompleksitas situasi yang dihadapi tim medis.
Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUD Dr Soetomo, Ahmad Suryawan, menjelaskan lebih lanjut mengenai kondisi pasien tersebut. Menurutnya, almarhum Sutaji telah mendapatkan perawatan intensif dengan menggunakan alat bantu organ vital, meliputi paru-paru, jantung, dan ginjal.
Ahmad Suryawan menambahkan bahwa almarhum Sutaji juga sedang dalam persiapan untuk menjalani prosedur cuci darah. Namun, sebelum tindakan tersebut dapat dilakukan, insiden kebakaran terjadi dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia.






