GueBerita.com – Pemerintah daerah di Provinsi Guangdong, China, telah menegaskan kesiapan mereka untuk secara agresif mengimplementasikan kecerdasan buatan (AI) di berbagai lini industri dan sektor perekonomian di wilayah tersebut.
Upaya ini merupakan bagian dari strategi besar untuk mempercepat modernisasi dan transformasi industri di Guangdong, sebuah provinsi yang telah lama diakui sebagai pusat manufaktur dan inovasi teknologi terkemuka di Tiongkok. Informasi ini dihimpun pada hari Kamis, 19 Maret.
Menurut laporan yang beredar, para pejabat pemerintahan Guangdong bersama dengan para pemimpin industri di wilayah tersebut memiliki rencana ambisius untuk mengintegrasikan teknologi AI ke dalam sektor-sektor ekonomi yang secara kolektif bernilai sekitar 2 triliun dolar Amerika Serikat.
Komitmen ini diutarakan dalam kerangka penguatan strategi nasional Tiongkok yang berfokus pada pengembangan ekosistem teknologi yang berbasis pada kecerdasan buatan.
Baca juga: Krea AI: Mengubah Sketsa Tangan Menjadi Visual Realistis Instan
Inisiatif yang digulirkan oleh Guangdong ini hadir sebagai respons langsung terhadap peluncuran kebijakan “AI Plus” oleh pemerintah pusat Tiongkok. Kebijakan ini dirancang untuk mendorong perluasan aplikasi AI melintasi berbagai spektrum industri, mulai dari sektor manufaktur, industri otomotif, hingga ranah teknologi digital.
Provinsi Guangdong sendiri telah lama memegang posisi strategis sebagai salah satu lokomotif produksi utama bagi Tiongkok, sekaligus menjadi rumah bagi berbagai perusahaan raksasa di bidang teknologi dan manufaktur.
Dengan mengadopsi teknologi AI secara lebih ekstensif, Guangdong diharapkan dapat secara signifikan meningkatkan efisiensi operasional dalam proses produksinya. Selain itu, langkah ini juga diharapkan dapat memperkuat posisi kompetitif industri-industri di Guangdong di kancah global.
Kebijakan ini secara subtansial menandai pergeseran arah dalam model pengembangan ekonomi Tiongkok, yang kini semakin mengarahkan fokusnya pada pemanfaatan teknologi mutakhir sebagai motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi negara.






