GueBerita.com – Banyak perempuan merasakan peningkatan nafsu makan yang signifikan menjelang datang bulan.
Keinginan tak terkendali untuk terus makan atau ngidam makanan manis seperti cokelat, bahkan makanan pedas seperti seblak, seringkali menjadi tantangan yang sulit diatasi.
Menurut informasi dari Dr. Kevin Tjandraprawira, Sp.OG, seorang Spesialis Obstetri & Ginekologi, fenomena ini adalah hal yang umum terjadi dari sisi medis.
Baca juga: Polisi Ungkap Alasan Penetapan Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes Pati
Beliau menjelaskan bahwa peningkatan nafsu makan ini sangat terkait dengan fase luteal, yaitu periode yang berlangsung setelah ovulasi hingga mendekati hari pertama menstruasi.
Dalam fase ini, tubuh mengalami lonjakan hormon progesteron. Perubahan hormonal inilah yang secara langsung memengaruhi pusat pengaturan nafsu makan dan memicu rasa lapar yang lebih sering dari biasanya.
Selain perubahan pola makan, Dr. Kevin juga menyebutkan bahwa fase luteal seringkali disertai dengan gejala lain, seperti:
- Perubahan suasana hati atau mood swing
- Tubuh terasa lebih cepat lelah
- Perasaan kembung atau begah pada perut
Meskipun nafsu makan meningkat tajam, Dr. Kevin menekankan bahwa perempuan tidak perlu merasa terlalu cemas atau bersalah. “Kondisi ini normal terjadi pada banyak perempuan, tidak apa-apa jika sesekali ingin makan manis atau makanan favorit saat fase ini,” tulisnya.
Namun, ia tetap memberikan catatan penting untuk menjaga kesehatan. Dr. Kevin menyarankan agar setiap individu tetap berupaya menjaga pola makan yang seimbang dan tidak berlebihan dalam menuruti keinginan makan tersebut.
“Namun tetap jaga pola makan agar tetap seimbang dan tidak berlebihan. Balance is better than restriction,” pungkas Dr. Kevin. (*)






