Apple Pertimbangkan Kenaikan Harga Perangkat Akibat Biaya Produksi Meningkat

Teknologi3 Views

GueBerita.com – Apple, raksasa teknologi asal Amerika Serikat, dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk menaikkan harga jual berbagai lini produknya.

Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap peningkatan signifikan dalam biaya produksi. Lonjakan ini terutama disebabkan oleh kenaikan harga komponen-komponen vital, seperti chip memori dan media penyimpanan.

Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan The Wall Street Journal (WSJ) pada 17 Juni 2026, CEO Apple, Tim Cook, menyatakan bahwa perusahaan sebelumnya telah berusaha keras untuk menyerap kenaikan biaya tersebut demi melindungi konsumen dari dampak langsung.

Namun, Cook menekankan bahwa strategi untuk mempertahankan harga produk yang sudah ada kini tidak lagi memungkinkan untuk diterapkan mengingat kondisi pasar saat ini.

Hingga berita ini diturunkan, Apple belum merilis pernyataan resmi yang merinci lini produk mana saja yang akan mengalami penyesuaian harga, seberapa besar kenaikan tersebut, serta kapan kebijakan baru ini akan mulai diberlakukan.

Peningkatan biaya produksi ini dipicu oleh dua faktor makroekonomi utama. Pertama, tingginya permintaan global terhadap chip memori berkapasitas tinggi untuk kebutuhan server kecerdasan buatan (AI) telah menguras pasokan yang biasanya dialokasikan untuk industri elektronik konsumen.

Kedua, ketegangan geopolitik, termasuk konflik yang terjadi di Iran, telah menyebabkan gangguan pada rantai pasokan gas helium. Gas helium ini merupakan elemen krusial dalam proses manufaktur semikonduktor.

Tekanan biaya produksi ini tidak hanya dihadapi oleh Apple. Sejumlah produsen global lainnya juga mengisyaratkan situasi serupa. Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC), misalnya, sebelumnya telah membuka kemungkinan untuk melakukan penyesuaian harga sebagai akibat dari tekanan inflasi.

Sementara itu, Samsung memproyeksikan bahwa kelangkaan chip memori di pasar global secara otomatis akan mendorong kenaikan harga perangkat elektronik dalam waktu dekat. (*)