GueBerita.com – Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mercu Buana sekaligus ekonom Institute for Development of Economics and Finance, Agus Herta Sumarto, menilai Indonesia perlu melakukan penguatan fondasi ekonomi domestik di tengah ketidakpastian ekonomi global yang terus berlangsung.
Dalam keterangannya pada Rabu, 10 Juni 2026, Agus menyatakan strategi pembangunan nasional perlu disesuaikan dengan perubahan kondisi global yang semakin dinamis.
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak selalu berbanding lurus dengan ketahanan ekonomi apabila sektor riil masih memiliki ketergantungan yang besar terhadap faktor eksternal.
Agus menyoroti struktur industri nasional yang masih bergantung pada impor bahan baku, komponen, mesin, dan teknologi dari luar negeri.
Ia menyebut kondisi tersebut dapat meningkatkan biaya produksi dan menekan daya saing industri dalam negeri ketika terjadi pelemahan nilai tukar rupiah atau gangguan rantai pasok global.
Selain sektor industri, Agus juga menyoroti ketergantungan terhadap arus modal asing sebagai salah satu sumber pembiayaan pembangunan nasional.
Menurutnya, ketergantungan pada modal portofolio jangka pendek dapat meningkatkan kerentanan ekonomi ketika terjadi perubahan sentimen investor global.
Agus mengingatkan bahwa berbagai krisis ekonomi sebelumnya menunjukkan pentingnya membangun fondasi ekonomi yang kuat dan tidak terlalu bergantung pada faktor eksternal.
Ia menilai agenda kemandirian yang saat ini mulai didorong pemerintah dapat menjadi langkah untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional.
Kemandirian tersebut mencakup penguatan sektor pangan, energi, dan teknologi agar perekonomian lebih siap menghadapi gejolak global.
Meski demikian, Agus menegaskan kemandirian ekonomi tidak berarti menutup diri dari perdagangan internasional maupun investasi asing.






