Wujudkan Pesantren Ramah Anak, Al Amanah Sidoarjo Kembangkan P3LP

Pendidikan15 Views

GueBerita.com – Menjaga kesehatan fisik saja tidak cukup, pesantren kini mulai serius membenahi kesehatan mental santri.

Upaya ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan lingkungan belajar yang aman dan ramah anak.

Kegiatan ini merupakan bagian penting dalam mewujudkan pesantren ramah anak sekaligus ruang belajar yang aman bagi tumbuh kembang santri.

Acara ini diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan Asian Development Bank (ADB) dan Kementerian Agama melalui Direktorat Pesantren.

Pesantren Modern Al Amanah Junwangi di Sidoarjo, Jawa Timur, menjadi salah satu contoh yang memadukan terapi spiritual, edukasi kesehatan mental, dan pendampingan profesional.

Terapi spiritual di pesantren ini dilakukan melalui pembiasaan rutin membaca Al-Qur’an, salat sunnah, dan dzikir. Termasuk juga praktik riyadhah bathiniyah yang dilakukan bersama Jam’ah Syadziliyah.

“Pendekatan ini diyakini mampu membantu santri memperoleh ketenangan jiwa dan kestabilan emosi,” terang Direktur Pesantren, Basnang Said, di Jakarta pada Jumat (29/5/2026).

Selain itu, Pesantren Al Amanah juga aktif mengembangkan program Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP). Program ini dikembangkan bekerja sama dengan akademisi dan instansi kesehatan, seperti Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) dan Kementerian Kesehatan.

Program P3LP bertujuan membekali para pengasuh, guru, dan santri dengan kemampuan deteksi dini serta pertolongan emosional awal bagi individu yang mengalami tekanan psikologis.

“Untuk kasus yang membutuhkan penanganan lebih mendalam, pesantren turut bekerja sama dengan fasilitas kesehatan dan layanan psikologi profesional di wilayah Sidoarjo, termasuk RSUD Sidoarjo Barat,” sambungnya.

Baca juga: Profil Siswi Berprestasi yang Viral di Tengah Kontroversi Seleksi Paskibraka Sulsel

Keterlibatan Asian Development Bank (ADB) dan Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa isu kesehatan di lingkungan pesantren kini mendapat perhatian lintas sektor.