GueBerita.com – Chevrolet Corvette ZR1X tampil sebagai varian paling bertenaga dalam jajaran Corvette, mengusung teknologi hybrid dan sistem penggerak empat roda elektrik (e-4WD) untuk performa maksimal.
Mobil ini memadukan mesin V8 twin-turbo yang legendaris dengan tambahan motor listrik pada poros roda depan. Kombinasi ini menghasilkan kekuatan total yang mengesankan, mencapai 1.250 tenaga kuda, seperti yang dilaporkan pada Sabtu (28/2).
Dengan bobot kering tercatat 1.779 kilogram, ZR1X memang sedikit lebih berat dibandingkan varian non-hybrid. Namun, Chevrolet mengklaim telah melakukan penyetelan suspensi MagneRide secara cermat.
Penyetelan ini bertujuan agar frekuensi redaman tetap serupa dengan ZR1 standar. Hal ini krusial untuk menjaga keseimbangan dan ketahanan mobil saat melaju kencang di lintasan sirkuit.
Untuk mendukung performa pengereman yang optimal di lintasan, ZR1X dibekali sistem pengereman baru yang sangat mumpuni. Sistem ini menampilkan kaliper 10 piston di bagian depan dan enam piston di belakang, dipasok oleh Alcon.
Kaliper tersebut bekerja sama dengan cakram karbon-keramik berdiameter 420 mm yang terpasang di keempat roda. Desain pengereman ini secara spesifik dirancang untuk meminimalkan risiko gejala *fading* atau penurunan performa rem setelah beberapa kali melaju dalam kecepatan tinggi.
Chevrolet Corvette ZR1X menawarkan berbagai pilihan mode berkendara yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengemudi. Pilihan tersebut meliputi mode Weather, Tour, Sport, dan Track.
Baca juga: Tanaman Bercahaya: Inovasi Rekayasa Genetika untuk Penerangan Jalan
Selain itu, tersedia pula mode My Mode yang memungkinkan pengemudi menyimpan preferensi pengaturan pribadi, serta Z Mode. Z Mode secara khusus dirancang untuk menyimpan pengaturan Performance Traction Management (PTM).
Sistem PTM ini memberikan fleksibilitas tinggi dalam mengelola traksi dan stabilitas mobil. Pengemudi dapat memilih berbagai setelan, mulai dari Wet, Dry, Sport, hingga Race 1 dan Race 2. Bahkan, terdapat opsi Pro yang memungkinkan kontrol traksi dan stabilitas dinonaktifkan sepenuhnya.
Catatan waktu putaran yang mengesankan di sirkuit legendaris Nürburgring Nordschleife, yang sering disebut ‘Neraka Hijau’ atau ‘?Ring’, dilaporkan dicapai ketika mobil ini menggunakan setelan Race 2.
Untuk memaksimalkan penggunaan tenaga listrik, ZR1X menyediakan tiga strategi pengelolaan daya baterai. Strategi ini meliputi mode Qualifying, Endurance, dan fitur Push to Pass.
Mode Qualifying dirancang untuk mengoptimalkan penggunaan daya baterai dalam satu putaran balap, memberikan dorongan tenaga maksimal. Sementara itu, mode Endurance lebih fokus pada menjaga konsistensi performa mobil sepanjang satu tangki penuh bahan bakar.
Menariknya, sistem ini juga memastikan akan tetap menyisakan daya baterai minimum. Tujuannya adalah untuk menjaga konsistensi penggerak roda depan, bahkan ketika indikator baterai menunjukkan hampir habis. Hal ini menunjukkan perhatian mendalam pada performa yang berkelanjutan.






