Bahaya Tidur Siang Terlalu Lama Bagi Kesehatan Otak

Lifestyle11 Views

Jangan Sampai Kebablasan! Peneliti Ungkap Bahaya Tidur Siang Terlalu Lama Bagi Kesehatan Otak

GueBerita.com – Tidur siang kerap dianggap sebagai solusi jitu untuk mengembalikan energi dan mengatasi kelelahan akibat rutinitas harian yang padat, baik bagi para profesional maupun pelajar.

Secara medis, tidur siang dalam durasi singkat memang terbukti memberikan manfaat positif bagi peningkatan fungsi kognitif dan ketajaman berpikir. Namun, sebuah temuan penelitian terbaru memberikan peringatan penting mengenai potensi risiko jika kebiasaan ini dilakukan secara berlebihan.

Praktisi kesehatan, dr. Adam Prabata, melalui cuitan di media sosial Twitter, membagikan edukasi mengenai adanya hubungan signifikan antara durasi tidur siang yang terlalu panjang dengan peningkatan risiko gangguan pada pembuluh darah otak, yang dikenal sebagai stroke.

Peringatan ini didasarkan pada hasil penelitian berskala internasional yang memiliki kredibilitas tinggi di dunia kesehatan. Studi yang diberi nama INTERSTROKE International Study ini menerapkan metodologi yang sangat cermat dan komprehensif.

Penelitian tersebut melibatkan partisipasi dari 4.496 responden yang berasal dari berbagai negara di dunia. Hasil temuan studi ini cukup mengejutkan dan menjadi dasar kuat mengapa penting untuk mengatur alarm saat berencana untuk beristirahat sejenak di siang hari.

Menurut penjelasan dr. Adam Prabata, penelitian ini mengidentifikasi bahwa tidur siang yang berlangsung lebih dari satu jam, baik itu direncanakan sebelumnya maupun terjadi karena ketidaksengajaan atau “kebablasan”, dapat meningkatkan risiko stroke secara signifikan.

Data yang diperoleh menunjukkan bahwa peningkatan risiko stroke bervariasi tergantung pada kondisi tidur siang tersebut. Bagi individu yang memang sengaja merencanakan tidur siang dalam durasi panjang, yaitu lebih dari satu jam, risiko terkena stroke dilaporkan meningkat hingga 1,7 kali lipat.

Situasi yang dinilai lebih mengkhawatirkan adalah yang terjadi pada individu yang tidur siangnya tidak terencana atau “kebablasan”. Berikut adalah rincian data yang disampaikan:

“Ternyata, orang yang tidur siang lebih dari 1 jam, entah itu direncanain atau kebablasan, punya risiko stroke lebih tinggi antara lain: 2,8x lebih tinggi kalau kebablasan; 1,7x lebih tinggi kalau memang direncanain,” jelas dr. Adam Prabata dalam paparannya.

Meskipun penelitian ini menunjukkan adanya korelasi yang kuat antara tidur siang terlalu lama dengan peningkatan risiko stroke, penting bagi masyarakat untuk menyadari bahwa kualitas tidur di malam hari juga memegang peranan yang sangat krusial.

Baca juga: Petugas Damkar Gunungkidul Pingsan Setelah Piket 24 Jam

Seringkali, seseorang yang memiliki kebiasaan tidur siang terlalu lama secara tidak sadar merupakan indikasi bahwa tubuhnya mengalami kelelahan yang ekstrem atau memiliki kualitas tidur di malam hari yang buruk. Kondisi-kondisi ini, secara independen, juga merupakan faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya stroke.