GueBerita.com – Seorang remaja perempuan berinisial CK (15) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia usai diduga menjadi korban pembunuhan dengan cara dibakar oleh mantan kekasihnya yang berinisial A (14) di Nabire, Papua Tengah.
Pihak kepolisian menyatakan bahwa pelaku nekat melakukan tindakan keji tersebut karena khawatir korban akan membeberkan rahasia hubungan asmara mereka kepada orang tuanya.
Wakapolres Nabire Kompol Piter Kendek menjelaskan, pelaku merasa tertekan lantaran korban berulang kali melontarkan ancaman untuk mengadu kepada orang tua pelaku perihal aktivitas seksual yang pernah mereka lakukan saat masih menjalin kasih.
“Alasan pelaku melakukan tindak pidana pembunuhan ini didasari rasa takut akibat ancaman korban yang akan melaporkan kepada orang tua pelaku bahwa mereka sudah pernah melakukan hubungan intim,” ujar Kompol Piter Kendek.
Berdasarkan keterangan polisi, korban dan pelaku mulai merajut kasih sejak Mei 2026.
Selama masa pacaran, keduanya disinyalir sempat melakukan hubungan badan di sebuah penginapan yang berlokasi di depan Zipur.
Hubungan keduanya kandas pada Juni 2026 setelah korban mendapati pelaku sedang dekat dengan wanita lain.
Sejak saat itu, korban terus mengancam akan membongkar rahasia hubungan mereka kepada orang tua pelaku.
Karena ketakutan, pelaku pun memutuskan untuk memblokir kontak WhatsApp milik korban.
Berawal dari situlah timbul niat jahat untuk melenyapkan nyawa korban hingga akhirnya terjadi Tragedi pembunuhan yang saat ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. (*)






