Temuan Pelampung Saat Pencarian Jurnalis Hilang: Bukan Milik Arupadhatu 1

News47 Views

GueBerita.com – Upaya pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda terus menunjukkan perkembangan signifikan. Pada hari ketiga operasi pencarian, tim SAR gabungan berhasil menemukan sejumlah barang bukti di perairan, namun hasil identifikasi menunjukkan bahwa temuan tersebut tidak memiliki keterkaitan dengan kapal Arupadhatu 1 yang tengah dicari.

Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki, memberikan keterangan resmi terkait temuan tersebut di Posko SAR Gabungan, Carita, Pandeglang, Banten, pada Jumat (11/9/2026). Ia menegaskan bahwa benda-benda yang ditemukan, yakni satu buah pelampung (life jacket) berwarna oranye dan satu buah pelampung tabung (buoy) berwarna putih, dipastikan bukan merupakan perlengkapan keselamatan milik kapal Arupadhatu 1.

Proses Verifikasi Temuan

Untuk memastikan asal-usul barang bukti tersebut, tim SAR gabungan melakukan prosedur verifikasi yang ketat. Pihak kepolisian telah meminta keterangan langsung dari pemilik kapal Arupadhatu 1, Sandi Wiyasa. Proses ini juga melibatkan perbandingan dengan kapal Arupadhatu 2 yang berada di bawah kepemilikan yang sama.

“Jadi kepastiannya biar lebih jelas hasil temuan hari ketiga pencarian itu bukan milik atau bukan alat keselamatan yang dimiliki kapal Arupadhatu 1 dan sudah kita BAP, kita minta keterangan itu berdasarkan penjelasan dari pemilik kapal, Bapak Sandi,” ujar Irjen Pol Hengki.

Selain keterangan dari pemilik kapal, tim SAR juga melakukan pengecekan visual dengan membandingkan temuan tersebut dengan rekaman video yang beredar mengenai kapal Arupadhatu 1. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan spesifikasi, sehingga tim dapat menyimpulkan bahwa pelampung yang ditemukan di laut bukanlah milik rombongan jurnalis yang hilang.

Lokasi dan Kronologi Penemuan

Sebelumnya, TNI Angkatan Laut (TNI AL) melaporkan penemuan benda-benda tersebut saat melakukan penyisiran di perairan Selat Sunda. Komandan Lanal (Danlanal) Banten, Letkol Laut (P) Wawan Subagyo Mardani, menjelaskan bahwa temuan tersebut berada di sisi barat perairan Anyer.

  • Jarak Penemuan: Sekitar 7,5 nautical mile (NM) dari titik terakhir kapal dilaporkan hilang kontak.
  • Objek Temuan: Satu buah life jacket berwarna oranye dan satu buah buoy berwarna putih.
  • Waktu Penemuan: Barang-barang tersebut ditemukan pada hari ketiga operasi pencarian, tepatnya Kamis (10/9/2026).

Meskipun Temuan Pelampung tersebut tidak berkaitan dengan kapal Arupadhatu 1, tim SAR gabungan tetap melanjutkan operasi pencarian secara intensif. Setiap temuan yang didapatkan di lapangan akan terus diperiksa dan dicocokkan dengan data manifes serta perlengkapan kapal yang hilang untuk memastikan akurasi informasi bagi keluarga korban dan publik.

Hingga saat ini, pihak berwenang bersama unsur TNI AL terus melakukan penyisiran di titik-titik yang diprediksi menjadi lokasi keberadaan kapal. Fokus utama tim SAR tetap pada upaya evakuasi dan pencarian delapan orang yang terdiri dari lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hingga berita ini diturunkan masih dalam status hilang kontak.