GueBerita.com – Para Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tingkat III Angkatan 58 Batalyon Ksatriya Hawin Sarwahita secara resmi mengakhiri masa Latihan Kerja (Latja) mereka di wilayah Kota Madiun dan sekitarnya, yang ditandai dengan acara perpisahan dengan jajaran Pemerintah Kota Madiun.
Pertemuan perpisahan para calon perwira Polri ini dilaksanakan dalam suasana yang akrab dan hangat di Balai Kota Madiun pada hari Jumat, 19 Juni.
Melalui program Latja ini, para taruna mendapatkan kesempatan emas untuk terjun langsung ke lapangan. Hal ini memungkinkan mereka untuk mengaplikasikan ilmu yang didapat di kelas dan memahami secara mendalam tugas-tugas kepolisian dalam konteks kehidupan masyarakat yang sesungguhnya.
Selain itu, para taruna juga diajak untuk lebih mengenal berbagai aspek dinamika yang ada di Kota Madiun, sebuah wilayah yang dikenal dengan julukan Kota Pendekar.
Penjabat (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, menyampaikan apresiasi yang sangat mendalam. Beliau juga tidak lupa mengucapkan rasa terima kasih atas segala dedikasi dan kehadiran para taruna selama periode latihan kerja mereka di Madiun.
Menurut pandangan Plt Wali Kota, seluruh pengalaman praktis yang berhasil dikumpulkan oleh para taruna selama berada di lapangan merupakan bekal yang sangat berharga. Pengalaman ini diharapkan akan menjadi fondasi kuat yang menunjang kesuksesan karier mereka di masa mendatang dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara.
F. Bagus Panuntun menambahkan bahwa kehadiran para taruna yang datang dari berbagai daerah di seluruh penjuru Indonesia memberikan sebuah kesan yang sangat positif. Selama berada di Madiun, mereka tidak hanya fokus pada aspek-aspek profesionalisme kepolisian, tetapi juga menunjukkan kemampuan adaptasi yang baik terhadap karakteristik masyarakat lokal.
Lebih lanjut, para taruna juga berkesempatan untuk mengamati dan memahami perkembangan infrastruktur yang ada di Kota Madiun.
Dalam kesempatan berbincang dengan awak media, F. Bagus Panuntun berbagi cerita mengenai respons positif yang ia terima langsung dari para taruna terkait kesan mereka terhadap Kota Madiun.
Beliau mengutip ucapan para taruna yang menyatakan kekaguman mereka terhadap kota tersebut. “Tadi saya tanya bagaimana pengalamannya, katanya kotanya luar biasa. Jauh dari yang pernah mereka kunjungi, tidak menduga kalau Madiun seindah ini,” ungkap Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, dengan nada bangga.
Di penghujung pertemuan yang penuh makna ini, Plt Wali Kota Madiun menyampaikan harapan tulusnya. Ia berharap agar seluruh bekal ilmu pengetahuan, kisah-kisah baik yang terukir, serta pemahaman mendalam mengenai situasi lapangan yang telah mereka peroleh selama menjalani masa Latja di Kota Madiun dapat berkontribusi dalam membentuk karakter para taruna.
Harapan utamanya adalah agar bekal tersebut dapat menjadikan mereka sebagai pemimpin-pemimpin Polri di masa depan yang senantiasa menjunjung tinggi amanah, bersikap humanis, dan memiliki integritas yang kokoh dalam setiap tindakan mereka. (*)






