Festival Madiun Hijau: Pemkot Madiun Galakkan Pilah Sampah Rumah

News11 Views

GueBerita.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun kian memantapkan upaya dalam menggalakkan inisiatif pemilahan sampah secara mandiri dimulai dari lingkup keluarga.

Pencanangan program yang berfokus pada kelestarian lingkungan tersebut bakal diresmikan lewat perhelatan Festival Madiun Hijau yang rencananya digelar pada 31 Juli mendatang.

Demi menjamin kesuksesan agenda yang melibatkan banyak pihak ini, Plt Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, turun langsung memimpin rapat koordinasi bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Ruang 13 Setda Kota Madiun, Senin (27/7).

Pertemuan ini dinilai vital lantaran Festival Madiun Hijau dijadwalkan akan dihadiri ribuan warga, mencakup seluruh Ketua RT dan RW se-Kota Madiun, LPMK, Karang Taruna, operator pengangkut sampah, petugas kebersihan jalan, serta para relawan Pendekar Hijau.

Plt Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, menekankan urgensi momen ini terhadap tata kelola lingkungan di wilayahnya.

“Pemkot bakal menyelenggarakan Festival Madiun Hijau yang di dalamnya memuat kampanye gerakan memilah sampah dari rumah. Hal ini krusial agar manajemen sampah di daerah kita dapat terlaksana secara maksimal,” tegas F Bagus Panuntun.

Tidak sekadar menyuguhkan edukasi terkait lingkungan, festival ini juga akan dimeriahkan oleh berbagai hiburan, seperti tari Proklim dari tiap kelurahan, tari bank sampah, peragaan busana, atraksi permainan tradisional, hingga pemutaran tayangan edukasi.

Melalui inisiatif ini, limbah rumah tangga akan dikategorikan berdasarkan nilai gunanya, sehingga material yang masih memiliki harga ekonomis bisa didaur ulang atau dijual kembali.

Penerapan metode ini ditargetkan mampu menekan jumlah kiriman sampah ke TPS maupun TPA, dengan sasaran pengurangan volume sampah di TPA hingga 30 persen.

Sebagai bentuk dedikasi nyata, Pemkot Madiun memberikan dukungan dana sebesar Rp10 juta bagi setiap RT. Selain bantuan modal, pendampingan teknis juga akan diberikan secara berkelanjutan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang bakal menugaskan stafnya untuk memantau langsung di lapangan.(*)