Siswa SMKN 6 Semarang Keracunan MBG, Ini Update Penyelidikannya

Viral1 Views

GueBerita.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang saat ini tengah mendalami dugaan insiden keracunan massal yang menimpa ratusan warga SMKN 6 Semarang pasca program Makan Bergizi Gratis (MBG) diselenggarakan.

Mochamad Abdul Hakam, Kepala Dinkes Kota Semarang, mengungkapkan bahwa data sementara menunjukkan ada 707 individu yang menunjukkan gejala, yang mencakup 693 siswa dan 14 tenaga pendidik.

Hakam menjelaskan bahwa sebagian besar warga sekolah yang terdampak telah mendapatkan pertolongan medis langsung di area sekolah.

Tercatat sembilan orang harus dilarikan ke Puskesmas Halmahera, RSUD KRMT Wongsonegoro, RST Bhakti Wira Tamtama, serta Puskesmas Bangetayu guna menjalani pengawasan medis lebih mendalam.

Di sisi lain, terdapat 42 siswa yang dilaporkan sempat memperoleh tindakan perawatan di fasilitas kesehatan, baik puskesmas maupun rumah sakit, akibat kejadian ini.

Pihak Dinkes menekankan bahwa prioritas saat ini adalah menjamin seluruh siswa dan guru yang bergejala mendapatkan penanganan kesehatan yang memadai.

Di samping tindakan medis, Dinkes turut menjalankan investigasi epidemiologi serta mengumpulkan sampel makanan dan spesimen dari para korban untuk diuji di laboratorium.

Hakam menyatakan, temuan laboratorium nantinya akan menjadi acuan untuk menentukan apakah peristiwa ini memang dipicu oleh menu MBG atau karena faktor penyebab lainnya.

Dinkes meminta masyarakat agar tidak membuat asumsi terkait penyebab kejadian sebelum seluruh tahapan pemeriksaan rampung dilakukan.

Sebagai langkah pencegahan, penyaluran konsumsi dari pihak penyelenggara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Semarang Timur atau Karangturi dihentikan untuk sementara waktu selama masa investigasi berjalan.

Dinkes terus melakukan koordinasi dengan pihak SMKN 6 Semarang, SPPG Kota Semarang Timur atau Karangturi, serta Yayasan Putra Maju Mapan Mandiri yang bertanggung jawab atas jalannya program MBG di lokasi tersebut.