Profil dan Rekam Jejak Karier Sudaryono sebagai Kepala BGN

Nasional25 Views

GueBerita.com – Presiden Prabowo Subianto secara resmi memberikan mandat baru kepada Sudaryono untuk mengemban tanggung jawab sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

Penunjukan ini merupakan langkah strategis dalam pemerintahan, di mana Sudaryono menggantikan posisi yang sebelumnya diisi oleh Nanik S Deyang. Pengumuman terkait pergantian pucuk pimpinan di lembaga krusial ini disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, melalui keterangan resmi pada Rabu, 22 Juli 2026.

Dalam keterangannya, Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa prosesi pelantikan Sudaryono sebagai Kepala BGN definitif dijadwalkan berlangsung pada pukul 15.00 WIB di hari yang sama. Transisi kepemimpinan ini dilakukan dengan memastikan keberlangsungan operasional program-program strategis nasional yang berada di bawah naungan Badan Gizi Nasional.

Pihak istana juga memberikan penegasan mengenai status jabatan Sudaryono ke depannya. Setelah resmi dilantik menjadi Kepala BGN, Sudaryono tidak akan lagi memegang mandat sebagai Wakil Menteri Pertanian, sehingga ia akan fokus sepenuhnya pada tugas baru tersebut.

Pergantian posisi ini dipicu oleh pengunduran diri Nanik S Deyang dari jabatannya sebagai Kepala BGN. Keputusan tersebut diambil demi memberikan kesempatan bagi Nanik untuk menjalani rangkaian pengobatan terkait penyakit jantung yang dideritanya di luar negeri.

Menilik rekam jejaknya, Sudaryono merupakan figur yang lahir di Grobogan, Jawa Tengah, pada 23 Januari 1985, sebagaimana tercatat dalam situs pribadinya, sudaryono.id. Pengalaman birokrasinya terbilang mumpuni, mengingat ia pernah menduduki kursi Wakil Menteri Pertanian bahkan sejak akhir masa pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Karier Sudaryono tidak hanya terbatas pada ranah pemerintahan, melainkan juga sangat lekat dengan dunia organisasi kemasyarakatan dan profesi. Ia dikenal aktif memimpin berbagai organisasi yang bersinggungan langsung dengan sektor pangan dan ekonomi rakyat.

Beberapa posisi penting yang pernah dan sedang ia emban di antaranya:

  • Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI).
  • Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia (TMI).
  • Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI).
  • Ketua Dewan Pembina DPP Pedagang Pejuang Indonesia Raya (Papera).

Selain kiprahnya di organisasi sosial dan kemasyarakatan, Sudaryono juga memiliki rekam jejak yang solid di sektor korporasi negara. Pada bulan Juni 2025, ia dipercaya untuk mengemban amanah sebagai Komisaris Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Pengalaman luas yang dimiliki Sudaryono, mulai dari sektor pertanian, manajemen pasar, hingga tata kelola BUMN, menjadi modal utama baginya dalam memimpin Badan Gizi Nasional ke depan.

Sementara itu, dalam peta perpolitikan nasional, Sudaryono memiliki kedekatan profesional yang cukup panjang dengan Presiden Prabowo Subianto. Ia tercatat pernah menjadi asisten pribadi Prabowo Subianto sejak tahun 2010.

Karier politiknya terus menanjak seiring dengan perannya di Partai Gerindra. Ia sempat menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra sebelum akhirnya dipercaya untuk memimpin organisasi partai di tingkat daerah sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah.

Dengan latar belakang yang mencakup spektrum luas mulai dari pendampingan tokoh politik, manajemen organisasi tani, hingga kepemimpinan di perusahaan pelat merah, penunjukan Sudaryono diharapkan dapat membawa dampak positif bagi efektivitas Badan Gizi Nasional dalam menjalankan mandatnya bagi masyarakat luas.