Plt Wali Kota Madiun Buka Wisata Edukasi Ngegong, Dukung Ekonomi Lokal

News1 Views

GueBerita.com – Pemerintah Kota Madiun menunjukkan komitmennya dalam menggali dan mengembangkan potensi daerah melalui berbagai inisiatif yang melibatkan masyarakat.

Inisiatif terbaru adalah peresmian soft launching Wisata Ngegong dan peluncuran program Sahabat Tani Cilik oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun. Acara ini berlangsung di Kawasan Wisata Kelurahan (Kawista) Ngegong, yang berlokasi di Jalan Kapri, Kecamatan Manguharjo, pada Kamis, 2 Juli 2025.

Sejak pertama kali digagas pada Maret 2025, Kawista Ngegong telah mengalami perubahan signifikan dan berhasil bertransformasi menjadi sebuah destinasi wisata edukasi. Perkembangan ini tidak lepas dari dukungan penuh yang diberikan oleh Pemerintah Kota Madiun.

Kawista Ngegong kini menawarkan beragam program menarik yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang berharga. Salah satu program unggulannya adalah kelas bahasa Inggris yang dibimbing oleh relawan internasional. Selain itu, terdapat pula program edukasi pertanian yang dikenal sebagai Sahabat Tani Cilik.

Melalui program-program ini, diharapkan Kawista Ngegong dapat menjadi wadah pembelajaran interaktif yang menyenangkan bagi anak-anak. Lebih dari itu, destinasi ini juga berpotensi besar untuk mendorong perputaran roda ekonomi di kalangan warga setempat.

Dalam pidato sambutannya, F. Bagus Panuntun menyampaikan apresiasi yang mendalam atas inovasi yang telah dicetuskan oleh masyarakat Kelurahan Ngegong. Ia secara khusus menyoroti program Sahabat Tani Cilik, yang dinilainya sangat selaras dengan visi Pemerintah Kota Madiun untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

“Program-program seperti inilah yang menjadi salah satu pilar dalam mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) Mendunia. Memberikan edukasi kepada anak-anak sejak dini sangatlah krusial, termasuk mengenalkan mereka pada lingkungan sekitar, proses bercocok tanam, serta menanamkan karakter yang baik,” ujar F. Bagus Panuntun.

Lebih lanjut, F. Bagus Panuntun menjelaskan bahwa meskipun Kota Madiun mungkin memiliki keterbatasan dalam potensi wisata alam, kekuatan utama kota ini justru terletak pada kreativitas dan inovasi sumber daya manusianya. Kemampuan inilah yang memungkinkan terciptanya daya tarik wisata baru yang unik dan menarik.

Ia berharap agar kehadiran destinasi seperti Kawista Ngegong tidak hanya sekadar menjadi tempat berkumpul semata. Harapannya adalah agar tempat ini mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata dan berkelanjutan, terutama bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang beroperasi di tingkat kelurahan.

Saat ini, Pemerintah Kota Madiun terus berupaya untuk mempercepat perkembangan 27 Kawista lain yang telah dibentuk di berbagai kelurahan. Tujuannya adalah agar Kawista-Kawista tersebut dapat menjadi lebih aktif dan mandiri dalam pengelolaannya.

Dengan mengintegrasikan sektor pariwisata, UMKM, serta berbagai kegiatan edukasi, program pengembangan Kawista Ngegong ini diproyeksikan akan menjadi motor penggerak utama dalam pemerataan ekonomi di seluruh kelurahan yang ada di Kota Madiun. (*)