GueBerita.com – Koperasi wanita (Kopwan) memegang peran yang sangat strategis dalam memperkuat fondasi perekonomian keluarga dan masyarakat.
Menyadari pentingnya hal tersebut, Tim Penggerak (TP) PKK Kota Madiun menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) Koperasi Wanita Kota Madiun. Acara ini diselenggarakan di Gedung GCIO Kota Madiun pada Selasa, 7 Juli lalu.
Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Wakil Ketua I TP PKK Kota Madiun, Dellina Mahardika Panuntun. Melalui pelatihan ini, para pengurus Kopwan dibekali berbagai materi krusial. Materi tersebut mencakup tata kelola organisasi yang baik, sistem administrasi yang efisien, pemahaman mendalam mengenai perpajakan, hingga adaptasi teknologi di era digital yang terus berkembang pesat.
Dalam arahannya, Dellina memotivasi seluruh peserta untuk menunjukkan komitmen yang kuat dalam meningkatkan kapasitas diri. Langkah ini penting demi menghadapi perubahan regulasi yang sifatnya dinamis dan cepat berubah. Ia menekankan pentingnya semangat belajar dan adaptasi.
“Kita harus terus belajar, terus beradaptasi, dan jangan mudah menyerah agar koperasi tetap maju dan berkembang,” ungkapnya, memberikan semangat kepada para pengurus.
Lebih dari sekadar mengelola internal koperasi dengan baik, para pengurus Kopwan yang telah memiliki pengalaman dan mapan juga didorong untuk berperan lebih luas. Mereka diharapkan dapat menjadi mentor bagi koperasi-koperasi baru yang sedang dalam tahap pertumbuhan di tingkat kelurahan. Hal ini bertujuan untuk berbagi pengetahuan dan praktik terbaik.
Inisiatif ini diharapkan mampu menciptakan standarisasi pengelolaan administrasi dan organisasi yang sehat serta efektif di seluruh wilayah Kota Madiun. Dengan adanya standarisasi, diharapkan semua koperasi dapat beroperasi dengan lebih profesional.
Dellina juga berpesan agar tantangan yang muncul akibat perkembangan zaman tidak dilihat sebagai sebuah hambatan. Sebaliknya, tantangan tersebut harus dijadikan sebagai peluang untuk terus melakukan transformasi dan inovasi. Perubahan harus disambut dengan optimisme.
“Koperasi akan kuat jika pengurus dan anggotanya mau terus belajar. Jangan takut mencoba hal baru dan jangan mudah menyerah menghadapi tantangan,” tambah Wakil Ketua I TP PKK Kota Madiun tersebut. Ia menegaskan bahwa keberanian untuk mencoba dan kegigihan adalah kunci utama.
Melalui pelaksanaan bimtek ini, koperasi wanita di Kota Madiun diharapkan dapat mengalami transformasi yang signifikan. Tujuannya adalah agar mereka dapat menjelma menjadi lembaga ekonomi yang modern, akuntabel, dan memiliki daya saing yang tinggi. Kesiapan dalam menghadapi era digitalisasi menjadi fokus utama dalam upaya penguatan ini. Dengan bekal digitalisasi, Kopwan diharapkan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.






