Satu Orang Meninggal Akibat Kecelakaan Truk Wing Box di Simpang Unisma

Viral24 Views

GueBerita.com – Kecelakaan tragis yang melibatkan truk wing box di Simpang Unisma, Bekasi Timur, pada Senin (29/6) pagi, telah merenggut satu nyawa dan melukai enam orang lainnya. Pihak kepolisian bergerak cepat dengan mengamankan sopir truk berinisial JRL untuk menjalani pemeriksaan mendalam terkait insiden maut tersebut.

Menurut keterangan Inspektur Polisi Satu Asep Triana, Kanit Laka Lantas Polsek Rawalumbu, pengemudi telah dibawa ke kantor polisi guna dimintai keterangan lebih lanjut mengenai kronologi kejadian yang menyebabkan satu korban meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka-luka berdasarkan data sementara yang berhasil dihimpun oleh kepolisian.

Selain mengamankan sopir yang diduga sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kecelakaan ini, petugas juga telah menyita truk wing box yang terlibat, bersama dengan sejumlah kendaraan lain yang terdampak. Kendaraan-kendaraan tersebut akan dijadikan sebagai barang bukti utama dalam proses penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap akar permasalahan kecelakaan ini.

Berdasarkan informasi awal yang berhasil dikumpulkan, peristiwa nahas ini diperkirakan terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Pada saat itu, truk wing box tersebut sedang dalam perjalanan dari arah Jakarta menuju Terminal Bekasi. Dugaan awal mengarah pada kelalaian pengemudi dalam menghadapi lampu lalu lintas.

Saksi mata di lokasi kejadian melaporkan bahwa truk tersebut terus melaju tanpa berhenti meskipun lampu lalu lintas telah menunjukkan warna merah. Akibatnya, truk tersebut menabrak antrean sepeda motor yang sedang menunggu giliran melintas di persimpangan. Benturan keras tersebut menyebabkan setidaknya delapan sepeda motor terseret, dan serpihan kendaraan sempat berserakan di sepanjang jalan, menambah kesan mengerikan di lokasi kejadian.

Saat ini, tim penyidik masih bekerja keras untuk mendalami berbagai kemungkinan penyebab kecelakaan ini. Fokus utama penyelidikan adalah untuk memastikan apakah insiden ini disebabkan oleh rem blong pada truk, atau ada faktor lain yang turut berkontribusi terhadap terjadinya kecelakaan fatal tersebut. Pemeriksaan mendalam terhadap kondisi kendaraan dan pengemudi akan terus dilakukan.

Setelah proses evakuasi korban dan pembersihan lokasi kejadian rampung dilaksanakan, situasi arus lalu lintas di kawasan Simpang Unisma dilaporkan berangsur-angsur kembali normal. Petugas telah bekerja keras untuk memulihkan kelancaran transportasi di area yang sempat lumpuh akibat kecelakaan tersebut.

Menariknya, lokasi Simpang Unisma ini bukan kali pertama menjadi saksi bisu kecelakaan yang melibatkan kendaraan berat. Sebelumnya, pada tanggal 9 Juni 2026, sebuah truk kontainer juga mengalami insiden serupa dengan menabrak median jalan di Jalan Cut Mutia. Meskipun kecelakaan sebelumnya tidak menimbulkan korban jiwa, penyebabnya pun sempat menjadi subjek pendalaman oleh petugas kepolisian.