Evakuasi Dramatis 2 Pekerja di Sumur 13 Meter Trenggalek Berakhir Duka

News5 Views

GueBerita.com – Sebuah musibah melanda area penggalian sumur di Kabupaten Trenggalek. Dua orang pekerja terjebak dan gagal meloloskan diri ketika tumpukan tanah serta bebatuan runtuh mengubur mereka di dasar lubang.

Operasi penyelamatan berjalan dengan menegangkan; tim SAR terpaksa memasuki celah sempit yang berisiko mengalami longsor susulan serta minim pasokan oksigen demi mengEvakuasi kedua korban.

Tim Rescue Pos SAR Trenggalek beserta jajaran SAR gabungan sukses mengeluarkan dua pekerja yang terpendam material longsor di lokasi galian sumur, Desa Besuki, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, pada Selasa (4/8/2026) dini hari.

Identitas kedua korban terungkap sebagai Nur Rohman (46) dan Jemiyo (57). Keduanya dinyatakan meninggal dunia setelah berhasil diangkat dari sumur yang memiliki kedalaman sekitar 13 meter tersebut.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., selaku Search Mission Coordinator (SMC), menyatakan bahwa pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait sesaat setelah mendapatkan informasi mengenai dua pekerja yang terperangkap di dalam sumur.

Setibanya di tempat kejadian, tim segera melakukan penilaian situasi dan merancang teknik evakuasi dengan metode vertical rescue guna menjangkau posisi kedua korban.

Mengingat sumur termasuk ruang terbatas yang berpeluang memiliki tingkat oksigen rendah atau bahkan mengandung gas berbahaya, para penyelamat mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap serta Self-Contained Breathing Apparatus (SCBA).

Pemanfaatan SCBA menjadi komponen krusial dalam misi ini karena alat tersebut sanggup memberikan suplai udara mandiri bagi personel saat beroperasi di area tertutup yang kualitas udaranya belum terjamin.

Perangkat tersebut juga memberikan perlindungan bagi petugas dari ancaman gas beracun yang tidak dapat terdeteksi oleh indra manusia.

Begitu berhasil menggapai posisi korban, penyelamat segera memasangkan tali pengaman pada tubuh korban untuk keperluan pengangkatan.

Guna memastikan keamanan personel, tim penyelamat ditarik ke permukaan terlebih dahulu sebelum akhirnya kedua korban diangkat secara bertahap.