HYBE Digugat Terkait Lagu BTS “Swim”, Diduga Mirip Demo Belum Rilis

GueBerita.com – Industri musik K-pop kembali diterpa isu hukum terkait dugaan pelanggaran hak cipta. Kali ini, lagu hit utama dari album terbaru BTS yang berjudul ARIRANG, “Swim”, menjadi sorotan utama dalam sebuah gugatan yang diajukan di Amerika Serikat.

Gugatan tersebut diajukan pada tanggal 8 Juli 2026 oleh tiga penulis lagu asal Amerika Serikat. Para penulis lagu tersebut adalah Steve Cooper, Jon Sandler, dan Greylyn Johnson.

Mereka mengklaim bahwa lagu “Swim” yang dibawakan oleh BTS memiliki kemiripan elemen yang cukup signifikan dengan sebuah lagu demo milik mereka. Lagu demo tersebut memiliki judul yang serupa, namun belum pernah dirilis secara resmi ke publik.

Meskipun lagu “Swim” dipopulerkan oleh grup K-pop global BTS, dokumen hukum yang telah beredar mengklarifikasi bahwa gugatan perdata ini tidak ditujukan secara personal kepada para anggota BTS.

Pihak penggugat secara spesifik memilih untuk melayangkan tuntutan hukum kepada agensi induk HYBE. Selain itu, anak perusahaan HYBE, termasuk HYBE America dan Big Hit Music, juga turut menjadi pihak tergugat.

Tidak hanya entitas korporat, jajaran tim penulis lagu yang terlibat langsung dalam proses pembuatan materi lagu “Swim” juga turut terseret dalam gugatan ini sebagai pihak tergugat.

Perlu diketahui bahwa lagu “Swim” merupakan salah satu rilisan yang paling sukses dari album ARIRANG. Lagu ini bahkan sempat melakukan debut langsung di posisi puncak tangga lagu bergengsi Billboard Hot 100 pada musim semi lalu.

Hingga saat ini, proses pembuktian mengenai sejauh mana batasan kemiripan antara kedua lagu tersebut masih akan terus bergulir. Akses terhadap materi demo yang diklaim oleh para penggugat juga akan menjadi bagian penting dalam mekanisme hukum yang berlaku di pengadilan Amerika Serikat. (*)